Winona Karamoy Libas Cimoy, Menang TKO di Ronde Pertama
Duel panas antara Winona Karamoy dan Cimoy di ajang Phoenix Combat Volume 2 berakhir cepat. Winona sukses melibas Cimoy lewat kemenangan technical knockout (TKO) di ronde pertama.
Sejak bel pembuka dibunyikan, Winona tampil agresif dan percaya diri. Kombinasi pukulan bertubi-tubi membuat Cimoy tertekan hingga wasit memulai hitungan.
Kemenangan ini menjadi pembuktian Winona setelah sebelumnya mengaku sudah siap 100 persen menghadapi sang lawan. Ia juga menegaskan keyakinannya sebelum naik ring.
"Udah seratus persen,” ujar Winona saat ditemui awak media di Cibubur sebelum mulai pertandingan.
Winona Karamoy (kanan) dan Andika Saputra (kiri)
Hasil ini sejalan dengan persiapan yang sudah Winona lakukan selama empat bulan sejak Agustus 2025. Perempuan yang akrab disapa Nona itu mengaku tidak ada rasa deg-degan justru sangat bersemangat untuk menaklukan Cimoy.
"Aku latihan tinju tuh dari Agustus, ya sekitar empat bulan udah mulai. Justru deg-degan sih nggak ya, tapi excited banget karena udah nggak sabar ngabisin Cimoy," lanjut Winona.
Sebelum pertandingan sengit dimulai, Cimoy juga yakin bisa seratus persen mengalahkan Winona. Cimoy sempat ada keraguan melawan Winona yang menurutnya jago, namun ia sudah siap menang dengan fisik sebagai kelebihannya.
"Seratus, seratus persen (mengalahkan Winona)," kata Cimoy.
Ia sempat mengaku tak melakukan persiapan khusus.Cimoy mengungkap hanya melakukan latihan biasa selama satu bulan.
“Nggak ada persiapan sih kak. Karena menurut aku kayak, ya sudah, nanti ya tinggal tanding, ngapain harus ada persiapan,” ucap Cimoy.
Sayangnya, Cimoy harus menelan kekalahan telak di ronde pertama. Cmoy dinyaakan kalah setelah wasit melakukan hitungan tiga kali usai tiga pukulan adik Davina Karamoy tepat mengenai wajah Cimoy.
CEO Phoenix Combat, Andika Saputra, menyebut laga pertarungan Winona versus Cimoy memang sejak awal dikemas sebagai duel penuh cerita. Pemilihan Winona dan Cimoy bukan tanpa alasan. Sejak pembuatan Phoenix Combat Volume 2, Dika memiliki konsep ide cerita Bawang Merah Bawang Putih di mana Winona diposisikan sebagai Bawang Putih sementara Cimoy menjadi Bawah Merah.
"Kita cari siapa yang pantas, dan ketemulah Winona dan Cimoy,” kata Dika.
Menurut Andika, keberanian Cimoy yang kerap menyenggol Winona juga menjadi faktor penting. “Sampai saat ini, Cimoy yang berani nyenggol-nyenggol Winona. Jadi pas dilawan pun dia nggak ada keraguan,” katanya.
Lebih lanjut, Dika mengungkap gelaran Phoenix Combat Volume 2 bukan sekadar hiburan tokoh ternama. Ia memiliki visi untuk memajukan olahraga ini agar semakin dikenal oleh masyarakat Tanah Air.
"Tujuannya adalah memajukan combat sport di Indonesia, membangun ekosistem boxing yang cukup bagus di Indonesia ke depannya. Intinya agar dunia combat sport ini nggak boring, nggak terlalu boring ya, jadi kita kombinasikan dengan entertainment,” pungkas Andika.