Terpopuler: Persib Jawab Rumor Federico Barba Hengkang, AFC Ultimatum Timnas Malaysia

Bek Persib Bandung, Federico Barba, 5. Kata Shayne Pattynama setelah Resmi Perkuat Persija Jakarta, 4. Ketika Prabowo Bertemu Zinedine Zidane, 3. AFC Ultimatum FAM Usai Mundur Berjamaah, 2. Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen, Persis Solo Kian Terpuruk di Zona Merah Usai Kalah Tipis di Manahan, 1. Rumor Federico Barba Hengkang Akhirnya Terjawab, Persib Tegas Ambil Sikap dan Siapkan Rekrutan Asing Baru
Bek Persib Bandung, Federico Barba

 Dinamika sepak bola nasional dan internasional sepanjang Jumat, 23 Januari 2026, menyajikan beragam kejutan besar. Dari bursa transfer, Persija Jakarta resmi memperkenalkan Shayne Pattynama sebagai amunisi baru untuk mengejar takhta juara.

Sementara itu, Persib Bandung memberikan kepastian soal masa depan Federico Barba sekaligus meredam rumor hengkang sang pemain. Di lapangan hijau, Borneo FC sukses mengudeta puncak klasemen setelah kemenangan krusial atas Persis Solo.

Kabar menarik juga datang dari luar lapangan, mulai dari pertemuan diplomatik Presiden Prabowo Subianto dengan legenda Zinedine Zidane di Swiss, hingga peringatan keras AFC terhadap kisruh yang melanda Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

Berikut 5 artikel terpopuler VIVA.co.id di kanal Bola sepanjang Jumat, 23 Januari 2026:

5. Kata Shayne Pattynama setelah Resmi Perkuat Persija Jakarta

Persija Jakarta resmi mendatangkan Shayne Pattynama. Pemain Timnas Indonesia itu diperkenalkan Jumat, 23 Januari 2026. 

Pattynama dikontrak selama 2,5 musim dengan opsi perpanjangan untuk menghadapi ketatnya persaingan papan atas Super League 2025/2026.

Shayne langsung menegaskan ambisinya setelah resmi berseragam Macan Kemayoran.

“Saya sangat antusias dengan tantangan ini. Bisa bergabung dengan klub sebesar Persija adalah sebuah kebanggaan bagi saya. Jadi saya benar-benar sangat bersemangat,” ujar Pattynama dalam keterangan resminya Jumat sore.

"Target utama tentu saja menjadi juara. Posisi kami di klasemen cukup baik dan dekat dengan papan atas. Target kami adalah memenangkan liga, memenangkan sebanyak mungkin pertandingan, dan menunjukkan bahwa Persija adalah klub yang pantas menjadi juara. Saya akan berjuang dan bekerja keras untuk mencapainya bersama tim,” tambah pemain berusia 27 tahun itu.

4. Ketika Prabowo Bertemu Zinedine Zidane

 Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membagikan momen bertemu dengan legenda sepak bola dunia, Zinedine Zidane, saat menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss.

Momen pertemuan tersebut diketahui dari unggahan Prabowo di akun media sosial pribadinya.

Dalam unggahan itu, Prabowo mengungkapkan dirinya berbincang langsung dengan Zidane yang hadir bersama putranya, Theo Zidane. Prabowo sendiri juga didampingi sang putra, Didit Hediprasetyo.

“Hari ini, di sela World Economic Forum, saya bertemu dan berdiskusi dengan legenda sepak bola dunia Zinedine Zidane, yang juga hadir bersama putranya, Theo Zidane,” tulis Prabowo.

Zinedine Zidane merupakan salah satu ikon besar sepak bola dunia era 1990-an hingga awal 2000-an. Ia menjadi sosok sentral saat membawa Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

3. AFC Ultimatum FAM Usai Mundur Berjamaah

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) memberikan peringatan keras kepada Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM).

AFC menegaskan, pengunduran diri massal pengurus tanpa dibarengi reformasi tata kelola organisasi tidak akan menyelesaikan masalah.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor John, menekankan bahwa pihaknya tidak pernah meminta seluruh anggota Komite Eksekutif (Exco) FAM untuk mundur secara kolektif.

Menurutnya, langkah tersebut tidak akan berdampak apa pun jika tidak disertai pembenahan manajemen dan birokrasi.

“Kami tidak memaksa siapa pun. Kami hanya menyampaikan hal-hal itu. Mereka sendiri yang harus mengambil keputusan,” ujar Windsor kepada Timesport, seperti dikutip New Straits Times, Kamis, 22 Januari 2026.

2. Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen, Persis Solo Kian Terpuruk di Zona Merah Usai Kalah Tipis di Manahan

Perebutan takhta klasemen BRI Super League semakin panas. Borneo FC sukses merebut kembali posisi teratas setelah mencuri kemenangan penting atas tuan rumah Persis Solo dengan skor tipis 1-0 dalam laga pekan ke-18 di Stadion Manahan, Solo, Jumat malam, 23 Januari 2026.

Bermain di kandang lawan tak membuat Pesut Etam gentar. Sejak peluit awal dibunyikan, tim asal Samarinda itu langsung tampil agresif dan berani mengambil inisiatif serangan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke lini pertahanan Persis yang dipaksa bekerja ekstra keras sejak menit awal.

Gol semata wayang Mariano Peralta pada menit ke-15 menjadi pembeda sekaligus penentu nasib pertandingan. Menerima umpan matang dari Caxambu, Peralta tanpa ragu menuntaskannya menjadi gol yang membuat publik Manahan terdiam.

Gol tersebut bukan hanya penting untuk laga ini, tapi juga berdampak besar pada peta persaingan papan atas.

Dengan tambahan tiga poin, Borneo FC kini mengoleksi 40 poin dari 18 pertandingan. Mereka unggul dua angka dari Persib Bandung yang baru memainkan 17 laga. Posisi puncak pun resmi kembali ke genggaman Pesut Etam.

1. Rumor Federico Barba Hengkang Akhirnya Terjawab, Persib Tegas Ambil Sikap dan Siapkan Rekrutan Asing Baru

Spekulasi soal masa depan Federico Barba di Persib Bandung akhirnya terjawab. Bek asal Italia itu dipastikan tidak ke mana mana dan tetap menjadi bagian Maung Bandung hingga kompetisi musim ini berakhir.

Kabar ini sekaligus meredam isu yang sempat berembus di kalangan suporter bahwa Barba bakal hengkang pada putaran kedua. Manajemen Persib menegaskan sang pemain masih masuk dalam rencana tim dan tidak akan dilepas dalam waktu dekat.

Manajer Persib, Umuh Muchtar, memastikan langsung situasi tersebut.

“Barba juga masih bertahan. Bisa ditahan, tetap ada di Persib,” kata Umuh di Bandung, Kamis, 22 Januari 2026 dikutip Antara.

Ketegasan itu menjadi angin segar bagi Bobotoh. Pasalnya, Barba selama ini menjadi salah satu pilar penting di lini belakang. Pengalaman bermain di Eropa membuatnya kerap diandalkan untuk menjaga stabilitas pertahanan Maung Bandung.