Gol Semenyo dan Aturan Kontroversial Buat Eddie Howe Marah
Rekrutan anyar Manchester City, Antoine Semenyo, langsung menunjukkan dampak besar sejak bergabung dari AFC Bournemouth. Didatangkan dengan nilai fantastis £64 juta pekan lalu, penyerang berusia 26 tahun itu tampil impresif dengan mencetak gol pada debutnya saat City membantai Exeter City 10-1 di putaran ketiga Piala FA.
Tren positif Semenyo berlanjut di ajang Carabao Cup. Hanya berselang beberapa hari, ia kembali mencatatkan namanya di papan skor dan membawa Manchester City unggul lebih dulu atas Newcastle United dalam laga leg pertama semifinal di Stadion St James’ Park.
Gol Semenyo membuka jalan kemenangan City sebelum Rayan Cherki menggandakan keunggulan di masa injury time. Hasil tersebut membuat Newcastle menghadapi tugas berat saat leg kedua yang akan digelar pada 4 Februari mendatang.
Di balik performa impresif Semenyo, laga ini juga diwarnai kontroversi aturan yang memicu kemarahan pelatih Newcastle United, Eddie Howe. Sebelumnya, Semenyo sempat tampil untuk Bournemouth di putaran kedua Carabao Cup, namun regulasi baru EFL musim 2025/2026 memperbolehkan seorang pemain membela dua klub berbeda dalam satu musim kompetisi.
Meski demikian, aturan tersebut bukan menjadi fokus utama kekesalan Howe. Ia justru menyoroti momen krusial saat timnya harus bermain dengan 10 orang ketika gol pertama City tercipta.
“Saya rasa bukan soal pahit atau tidak. Aturan tetap aturan,” ujar Howe.
“Tapi yang sulit saya terima adalah kami kebobolan saat bermain dengan 10 pemain. Jacob Ramsey mendapat benturan di kepala, harus keluar lapangan untuk perawatan, dan kami justru dihukum karena itu. Saya tidak mengerti di mana letak keadilannya.”
Howe menilai gol pembuka City sangat memengaruhi jalannya pertandingan dan atmosfer stadion. Padahal, Newcastle sempat memberikan perlawanan berarti di babak pertama.
“Kami punya beberapa peluang. Jacob Murphy sangat berbahaya di sisi kanan, kami memberi mereka banyak masalah,” katanya.
Ia juga menyebut peluang emas yang gagal berbuah gol, termasuk penyelamatan gemilang kiper City serta sepakan Bruno Guimarães yang membentur tiang gawang.
“Dalam sepak bola, momentum bisa berubah sangat cepat. Tantangan kami adalah tetap berada di sisi yang benar dari momen-momen itu. Hari ini kami nyaris mendapatkannya, tapi tidak cukup,” tutup Howe.