Kemlu Pastikan WNI di Iran Aman, Belum Perlu Dievakuasi

Aksi massa longmarch protes krisis ekonomi di Teheran, Iran
Aksi massa longmarch protes krisis ekonomi di Teheran, Iran

 Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar RI (KBRI) di Teheran terus memantau situasi keamanan dan kondisi warga negara Indonesia (WNI) di Iran di tengah  gelombang protes yang melanda negara tersebut.

Dalam pernyataan pada Senin,12 Januari 2026, Kemlu mengatakan jumlah WNI di wilayah Iran berdasarkan data per Juni 2025 sebanyak 386 orang

WNI sebagai besar berada di Qom dan Isfahan, dan melaporkan tidak ada gangguan keamanan yang signifikan terhadap mereka.

Sebagian besar WNI di negara itu adalah pelajar dan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan, terutama di Kota Qom. KBRI Teheran menilai bahwa evakuasi WNI belum diperlukan, tetapi persiapan untuk mengantisipasi eskalasi sesuai rencana kontingensi terus dilakukan.

Semua WNI di Iran diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau situasi melalui sumber informasi resmi, menghindari lokasi demonstrasi  dan kerumunan massa, serta menjaga komunikasi dengan KBRI.

WNI yang berencana mengunjungi Iran juga diminta untuk menunda perjalanannya hingga situasi dan kondisi keamanan di negara tersebut dinyatakan kondusif.

Dalam situasi darurat, WNI dapat menghubungi KBRI Teheran di nomor +98 9914668845, +98 902 466 8889, atau menghubungi Direktorat Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri di +62 812-9007-0027.