Kisah Praka Satria Taopan, 9 Kali Gagal Tes TNI, Pernah Tugas di PBB, hingga Gugur Ditembak KKB Papua

Duka mendalam menyelimuti awal tahun 2026 bagi keluarga besar TNI dan masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT). Praka Satria Tino Taopan (29), prajurit asal Kupang, gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Tetmid, Papua, pada Kamis (8/1/2026).
Prajurit yang dikenal pantang menyerah ini merupakan anggota Satgas Pamtas Mobile Yonif 100/Prajurit Setia Kodam I/Bukit Barisan. Ia tewas tertembak saat menjalankan tugas negara dalam pengamanan distribusi logistik.
Perjuangan Pantang Menyerah: 9 Kali Gagal Tes TNI
Di balik seragam lorengnya, Praka Satria memiliki kisah inspiratif tentang kegigihan. Sang ayah, Dominggus Taopan, menceritakan bahwa putranya harus melewati jalan berliku sebelum akhirnya resmi menjadi prajurit TNI Angkatan Darat (AD) pada tahun 2018.
"Tes tentara sembilan kali. Polisi juga dia coba dua kali, Akpol satu kali, bintara satu kali. Tapi memang cita-citanya dari awal hanya satu, dia mau jadi tentara," ungkap Dominggus saat ditemui di rumah duka di Kelurahan Oepura, Kota Kupang, Sabtu (10/1/2026).
Satria bahkan hampir menyerah dan berencana menjadi sopir truk jika tes terakhirnya gagal. Namun, dukungan doa orang tua membawanya lulus di usia terakhir pendaftaran.
"Dia bilang, 'Bapak, ini tes terakhir, tolong doakan'. Sebagai orang tua, saya bilang kita berjuang sama-sama supaya dia dapat lorengnya," kenang Dominggus dengan haru.
Mantan Pasukan Perdamaian PBB di Kongo
Karier militer Praka Satria terbilang cemerlang. Selain bertugas di wilayah rawan Papua, ia merupakan salah satu prajurit terpilih yang lolos seleksi pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).
Dominggus menyebutkan, dari ribuan pendaftar, Satria terpilih menjadi salah satu dari 900 personel yang dikirim dalam misi perdamaian di Kongo selama satu tahun satu bulan.
Meski sempat mendapatkan cuti dan berkesempatan berlibur ke luar negeri, Satria memilih pulang ke tanah kelahirannya.
"Dia bilang, 'Saya harus pulang ke tanah asal'. Itu prinsipnya," kata Dominggus.
Kronologi Kontak Tembak di Papua
Anggota TNI asal NTT, Praka Satria Taopan menjadi korban saat kontak senjata dengan KKB Papua sempat berencana menikah tahun ini.
Gugurnya Praka Satria terjadi saat ia melakukan pengamanan helikopter yang hendak mendarat untuk mendistribusikan logistik di pos penjagaan.Perwakilan Yonif 100/Bukit Barisan, Kapten Infanteri Desta, menjelaskan bahwa kelompok OPM (Organisasi Papua Merdeka) telah mengincar saat proses distribusi bahan makanan berlangsung.
"Saat helikopter hendak mendarat, almarhum bertugas mengamankan rekan-rekannya. Namun, pada saat bersamaan, kelompok OPM sudah mengincar," ungkap Kapten Inf Desta.
Praka Satria dilaporkan tertembak di bagian leher. Proses evakuasi pun berlangsung dramatis karena kendala cuaca dan medan. Jenazahnya harus dipikul sejauh lima kilometer menuju pos terdekat sebelum akhirnya diterbangkan ke Timika.
Rencana Pernikahan yang Kandas
Kepergian Praka Satria meninggalkan luka mendalam, terlebih ia telah merencanakan pernikahan pada Juni 2026 mendatang. Pesan terakhir itu disampaikan Satria kepada orang tuanya tepat pada Hari Raya Natal, 25 Desember 2025.
"Setelah keluar gereja, bapak dan mama harus ketemu orang tua calon istri. Rencana nikah bulan Juni 2026," ujar Dominggus menirukan ucapan putranya.
Kini, rencana bahagia itu terkubur bersama gugurnya sang prajurit di medan tugas. Jenazah Praka Satria, yang kini dianugerahi pangkat Kopda Anumerta, telah tiba di Kupang pada Sabtu dini hari dan disambut isak tangis keluarga serta rekan sejawat.
Penghormatan Terakhir
Komandan Kodim 1604/Kupang, Letkol Infanteri Kadek Abriawan, menegaskan bahwa Kopda Satria Taopan adalah prajurit terbaik yang gugur secara terhormat.
"Almarhum Kopda Satria Taopan adalah prajurit hebat, prajurit terbaik yang gugur saat mempertahankan NKRI. Ini merupakan risiko yang dihadapi setiap prajurit TNI dalam mengemban tugas negara," kata Kadek.
Sebagai bentuk penghormatan tertinggi dari negara, almarhum dimakamkan secara militer di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dharmaloka, Kota Kupang.
Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul dan Tribunnews.com dengan judul Perjuangan Praka Satria Taopan Jadi Anggota TNI: 9 Kali Tes hingga Gugur Ditembak KKB Papua
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang