Bela Insanul Fahmi yang Dituding NPD, Inara Rusli: Aku Saranin Kalian Periksakan Diri

Inara Rusli
Inara Rusli

 Polemik yang menyeret nama Insanul Fahmi kembali memanas. Kali ini, sorotan publik mengarah pada tudingan bahwa Insanul mengidap NPD atau Narcissistic Personality Disorder.

Isu tersebut mencuat setelah Insanul secara terbuka menyatakan keyakinannya mampu menjalani kehidupan poligami bersama Inara Rusli dan Wardatina Mawa, pernyataan yang kemudian menuai reaksi keras dari warganet. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Tudingan gangguan kepribadian itu rupanya tak hanya menyasar Insanul Fahmi, tetapi juga berdampak pada Inara Rusli sebagai pasangan. Merasa tuduhan tersebut berlebihan dan tidak berdasar, Inara memilih mengambil langkah konkret alih-alih sekadar memberikan bantahan di media sosial.

Inara mengungkap bahwa dirinya secara langsung mendampingi Insanul Fahmi untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan. Pemeriksaan itu dilakukan oleh tenaga profesional, yakni psikiater dan psikolog, guna memastikan kondisi kesehatan mental Insanul yang sesungguhnya.

Hasilnya, Inara menegaskan bahwa tudingan NPD yang ramai beredar di ruang publik tidak terbukti secara medis.

"Alhamdulillah aku sudah mencoba mendampingi beliau ke psikiater, psikolog dan hasilnya aman, positif, tidak ada yang sesuai dengan tuduhan di sosial media," ungkap Inara di Mabes Polri, Jakarta, Kamis 8 Januari 2026. 

Tak hanya membela Insanul, Inara juga menyampaikan pesan tegas kepada pihak-pihak yang dinilainya mudah melabeli orang lain dengan gangguan mental. Menurutnya, diagnosis kesehatan jiwa bukan sesuatu yang bisa ditentukan sepihak tanpa pemeriksaan profesional.

Dengan nada menyentil, Inara bahkan menyarankan para penuding untuk turut memeriksakan kondisi mental mereka masing-masing.

"Untuk orang-orang yang saat ini tengah menuduh orang lain, aku saranin untuk sama-sama kita periksakan diri demi kebaikan dan kesehatan bersama," tutur Inara.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian, mengingat isu kesehatan mental kerap dijadikan senjata opini di tengah konflik personal yang viral di media sosial. Sikap Inara dinilai sebagai bentuk perlawanan terhadap stigma sekaligus pembelaan penuh terhadap Insanul Fahmi.

Di sisi lain, konflik ini juga beririsan dengan persoalan hukum. Inara mengonfirmasi bahwa laporan yang ia layangkan terkait dugaan akses ilegal terhadap data pribadi kini telah resmi naik ke tahap penyidikan sejak 7 Januari 2026. Laporan tersebut ditujukan kepada sejumlah pihak yang diduga memperoleh bukti dengan cara melanggar hukum.

Perkembangan ini berpotensi memengaruhi laporan Wardatina Mawa terkait dugaan perzinaan antara Inara dan Insanul Fahmi. Jika bukti yang digunakan terbukti diakses secara ilegal, maka laporan tersebut dapat kehilangan kekuatan hukum dan berpeluang gugur.