Top 5+ Fakta Perempuan Nekat Menyamar Jadi Pramugari Batik Air, Bisa Lolos Pemeriksaan
Seorang perempuan muda berinisial KN (23) nekat menggunakan seragam menyerupai pramugari Batik Air.
Kejadian tersebut terungkap saat pelaku menaiki pesawat Batik Air rute Palembang–Jakarta.
Peristiwa itu terekam kamera lalu diunggah akun Instagram @jabodetabek24info.
Dalam video yang beredar, seragam yang dikenakan KN terlihat persis dengan atribut pramugari Batik Air lengkap dengan seragam, name tag, hingga kartu identitas sekolah pramugari.
Berikut sejumlah fakta terkait seorang perempuan ketahuan menyamar menjadi pramugari Batik Air.
1. Awak Kabin Curiga
Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, menjelaskan bahwa penyamaran KN terungkap pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Saat itu, kru kabin menyadari rok yang dikenakan KN berbeda dari seragam resmi.
"Kru pesawat curiga, kok ini ada pramugari Batik Air, menggunakan pakaian mirip pramugari, tapi coraknya beda," ujar Yandri Mono dikutip dari , Rabu (7/1/2026).
Kecurigaan itu membuat kru kabin melapor ke petugas Avsec Bandara Soekarno-Hatta.
Setelah Avsec tiba di Terminal 2, KN diperiksa dan terbukti bukan pegawai Batik Air.
“Setelah diinterogasi, memang bukan karyawan Batik Air. Kemudian dibawa ke Polres," jelas Yandri.
2. Pelaku Pernah Lamar Jadi Pramugari
Saat menjalani pemeriksaan, KN mengaku sempat melamar menjadi pramugari Batik Air namun gagal.
Ia merasa malu memberi tahu keluarga sehingga berpura-pura bekerja sebagai kru maskapai.
"Yang bersangkutan mengenakan baju maskapai dalam rangka supaya keluarganya percaya," terang Yandri.
Sesampainya di bandara, KN berencana mengganti pakaian, tetapi waktunya mepet sehingga tetap naik pesawat mengenakan seragam tersebut.
3. Tidak Ada Indikasi Tindak Pidana
KN sempat berencana mengganti pakaian setelah sampai bandara, tetapi karena waktu terbatas, ia tetap masuk ke pesawat dengan seragam lengkap.
Polisi menegaskan tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun pelanggaran lain dalam kasus ini.
Batik Air juga memilih menyelesaikan persoalan secara damai.
“Batik Air tidak melakukan penuntutan. Namun, bersangkutan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya dan menyita semua atribut Batik Air yang dipakai,” ujar Yandri dikutip dari , Kamis (8/1/2026).
4. Beli Seragam Pramugari di Online Shop
KN membeli atribut Batik Air secara daring, termasuk seragam, name tag, dan koper.
"Jadi, kalau pengakuannya dia sebenarnya setelah sampai Bandara di Palembang itu dia mau ganti," kata Yandri.
Namun karena jadwal yang mepet, KN tetap menggunakan seragam tersebut hingga tiba di Bandara Soekarno-Hatta.
5. Pelaku Bisa Lewat Jalur Cepat
General Manager Bandara SMB II Palembang, Ahmad Syaugi Shahab, menyebut KN berangkat setelah lolos jalur pemeriksaan penumpang reguler pada Selasa (6/1/2026) dengan nomor penerbangan ID 7058.
Meski mengenakan atribut menyerupai kru pesawat, KN tetap diperiksa seperti penumpang biasa, mencakup boarding pass, orang, dan barang bawaan.
Hasil pemeriksaan menunjukkan KN membawa dokumen penerbangan sah dan tidak ada barang terlarang sehingga ia diperbolehkan naik ke pesawat.
“Calon penumpang yang berpakaian seperti kru pesawat Batik Air tersebut memproses keberangkatan seperti halnya penumpang pesawat. Personel Aviation Security melakukan pemeriksaan keamanan mencakup pemeriksaan boarding pass yang dikeluarkan maskapai, serta pemeriksaan orang dan barang bawaan,” jelas Ahmad dilansir dari , Kamis (8/1/2026).
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang