Panas Bursa Transfer: Barcelona Kontak Sang Mantan

Bek Barcelona, Joao Cancelo
Bek Barcelona, Joao Cancelo

 Barcelona dikabarkan mulai membuka kembali komunikasi dengan mantan bek sayap mereka, Joao Cancelo, seiring semakin jelasnya pintu keluar sang pemain dari Al Hilal pada bursa transfer musim dingin.

Bek timnas Portugal itu sempat membela Barcelona pada musim 2023/2024 dengan status pinjaman dari Manchester City. Saat itu, pelatih Xavi Hernández langsung menjadikannya pilihan utama di posisi bek kanan, sebelum kemudian memindahkannya ke sisi kiri pertahanan.

Meski tampil cukup impresif secara individu, Barcelona memilih tidak mempermanenkan Cancelo. Situasi hubungannya yang kurang harmonis dengan Pep Guardiola membuat Manchester City akhirnya melepas sang pemain ke Al Hilal pada musim panas 2024 dengan nilai transfer sekitar €25 juta.

Awal karier Cancelo di Arab Saudi sempat berjalan manis. Ia mencatatkan lima assist dari 13 laga liga bersama juara bertahan Saudi Pro League tersebut. Namun, cedera otot berulang membuat kontribusinya menurun drastis hingga Al Hilal gagal mempertahankan gelar juara.

Musim ini justru menjadi periode paling sulit bagi Cancelo. Meski tampil impresif di Piala Dunia Antarklub dengan hasil imbang melawan Real Madrid dan menyingkirkan Manchester City, hubungannya dengan pelatih Simone Inzaghi disebut memburuk.

Masalah bermula saat Cancelo bereaksi keras setelah ditarik keluar pada laga pembuka liga melawan Al Riyadh. Sejak insiden itu, ia hanya mencatatkan 90 menit bermain di liga dalam empat bulan terakhir, sinyal kuat bahwa masa depannya di Al Hilal hampir berakhir.

Pakar transfer Fabrizio Romano melaporkan bahwa Inter Milan menjadi klub yang paling serius memburu Cancelo. Juventus dan Barcelona juga disebut telah melakukan kontak awal terkait kemungkinan kepulangan sang bek ke Eropa.

Cancelo diyakini ingin kembali merumput secara reguler demi mengamankan tempat di Piala Dunia. Meski pelatih Portugal Roberto Martínez tak menutup pintu bagi pemain yang berkarier di Liga Arab Saudi, minimnya menit bermain jelas menjadi penghalang besar bagi pemain berusia 31 tahun tersebut.

Bagi Barcelona, Cancelo bukan sosok asing. Ia dikenal memiliki kedekatan emosional dengan klub. Bahkan, dalam waktu singkat setelah bergabung, Cancelo sudah mengajarkan putrinya menyanyikan lagu kebesaran Barcelona.

“Saya ingin bertahan di sini. Saya tumbuh besar dengan menonton Barcelona-nya Ronaldinho. Dia idola saya,” ujar Cancelo kala itu.

Namun, peluang reuni tersebut tidak sepenuhnya mulus. Di bawah asuhan Hansi Flick, posisi bek kanan hampir sepenuhnya dikuasai Jules Koundé, sementara sisi kiri pertahanan menjadi milik Alejandro Balde. Cancelo kemungkinan besar hanya akan menjadi pelapis, sesuatu yang jelas tidak sejalan dengan kebutuhannya akan menit bermain.

Masalah lain yang tak kalah rumit adalah gaji tinggi Cancelo. Ia disebut menerima bayaran hingga €15 juta bersih per musim, angka yang melampaui gaji pemain dengan bayaran tertinggi Barcelona saat ini, Robert Lewandowski.

Kondisi finansial Barcelona yang masih rapuh menjadi alasan utama gagalnya transfer permanen Cancelo sebelumnya. Situasi itu pula yang berpotensi kembali mengganjal reuni emosional antara Barça dan sang bek kreatif.