Masa Depan Motor Listrik Yamaha Neos Usai Diuji Coba Ojol

Yamaha sudah memperkenalkan dua motor listrik di Indonesia. Namun jenama asal Jepang itu tidak kunjung meniagakan Electric Vehicle (EV) mereka.

Padahal Yamaha sempat melakukan uji coba pada model Neos. Bahkan mereka melibatkan para pelaku ojek online (ojol).

Sayang motor listrik Yamaha Neos tersebut, masih dirahasiakan masa depannya di Tanah Air.

“Tes itu kan memang proyeknya langsung dari YMC (Yamaha Motor Company),” ungkap Rifki Maulana, Manager Public Relation, YRA & Community YIMM di Jakarta.

Alasan Motor Listrik Yamaha Neos Belum Juga Dijual di Indonesia

Menurut Rifki, Yamaha Indonesia hanya memfasilitasi kegiatan uji coba motor listrik Neos di dalam negeri.

Ia menuturkan bahwa, Yamaha Motor Company masih melakukan berbagai evaluasi dari langkah tersebut.

“Target awalnya kan sebenarnya tiga bulan, tetapi bisa mungkin untuk diperpanjang,” ungkap Rifki.

Selain itu Rifki menerangkan kalau Yamaha, masih mencari formula yang tepat guna meniagakan kendaraan roda dua setrum di Tanah Air.

Mulai dari strategi penjualan, model baterai sampai kebutuhan para konsumen motor listrik di dalam negeri.

“YMC lagi mencari strategi bagaimana dengan YIMM berkolaborasi untuk mencari peluncuran motor listrik yang paling efisien untuk Indonesia,” tegas Rifki.

Kendati demikian ia belum bisa memastikan kapan Yamaha Neos, mengaspal di Indonesia dan dapat dimiliki oleh para konsumen.

Sekadar mengingatkan, Yamaha menggandeng perusahaan ride sharing guna mengevaluasi performa kendaraan listrik dengan sistem swap battery yang dioperasikan oleh para mitra pengemudi dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan.

“Melalui proyek ini kami akan melihat bagaimana efektivitas kendaraan EV Yamaha dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan dan juga potensi bisnisnya,” ucap Satoshi Takagi, Direktur PT Yamaha Indonesia Motor Mfg.

Ia berharap studi ini bisa menghasilkan informasi terkait, kendaraan ramah lingkungan yang terbaik untuk konsumen Indonesia.

Buat mendukung kelancaran operasional, Yamaha telah berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait dalam menyediakan stasiun tukar baterai mandiri di berbagai titik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

Yamaha Neos

Berkat penyediaan stasiun swap battery mandiri, Yamaha bisa mempelajari ekosistem penanganan baterai motor listrik secara menyeluruh, baik dari hulu maupun hilir.

Perlu diketahui, Yamaha Neos dibekali motor penggerak berdaya 2,3 kW atau 3,0 hp. Sementara torsi puncaknya mencapai 138,3 Nm.

Performa tersebut didukung oleh baterai lithium-ion/BFM1 51,1 V, 23,2 Ah. Diklaim mampu menempuh perjalanan sejauh 72 km dalam kondisi baterai penuh.