Kata Federico Barba setelah Dipercaya Bojan Hodak Jadi Kapten Persib

Bek Persib Bandung, Federico Barba
Bek Persib Bandung, Federico Barba

 Ban kapten Persib Bandung berpindah tangan pada Minggu malam di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Absennya Marc Klok membuat tanggung jawab itu jatuh ke Federico Barba, bek asal Italia yang untuk pertama kalinya memimpin Maung Bandung di laga resmi.

Situasi tersebut kian terasa spesial karena wakil kapten Beckham Putra juga tidak masuk dalam starting line-up. Di tengah komposisi yang berubah, Barba dipercaya memimpin tim saat Persib menjamu Bhayangkara FC pada pekan ke-15 Super League 2025/2026.

Kepercayaan itu dibayar lunas. Persib Bandung menutup laga dengan kemenangan 2-0 lewat dua gol Ramon Tanque pada menit ke-10 dan ke-62. Tambahan tiga poin tersebut menjaga Persib tetap dalam persaingan papan atas dan mendekatkan jarak dengan Borneo FC Samarinda di puncak klasemen menjadi tiga poin.

Usai pertandingan, Barba mengaku momen menjadi kapten untuk pertama kalinya bersama Persib menjadi pengalaman berharga. Ia menekankan kepercayaan dari pelatih dan rekan setim sebagai faktor utama di balik perasaannya malam itu.

“Terima kasih untuk pelatih dan tim yang memberikan saya kepercayaan tersebut. Saya juga senang karena bisa meraih tiga poin, kami harus menang. Saya selalu berjuang untuk tim,” kata Barbara kepada awak media Minggu, 21 Desember 2025.

Menurut bek berusia 32 tahun itu, kemenangan atas Bhayangkara FC bukan hasil yang mudah. Ia menilai setiap pertandingan memiliki tingkat kesulitan tersendiri, namun Persib mampu melewatinya berkat kerja kolektif tim.

“Kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan. Kami ingin memenangkan setiap pertandingan dan kami sangat senang,” ujarnya. “Setiap laga tidak pernah mudah, tapi kami melakukannya dan ini berkat tim.”

Malam itu belum selesai bagi Barba. Setelah peluit akhir dibunyikan, ia memimpin Viking Clap di hadapan Bobotoh, sebuah rutinitas yang menjadi simbol kedekatan pemain dan suporter Persib. Bagi Barba, momen tersebut meninggalkan kesan tersendiri.

“Sejujurnya itu sangat indah. Mungkin saya tidak melakukan yang terbaik, tapi itu sangat menyenangkan,” katanya sambil tersenyum. Ia juga mengapresiasi atmosfer stadion yang disebutnya luar biasa.

Dukungan Bobotoh semakin terasa ketika chant khusus untuk dirinya terdengar sepanjang laga. Barba mengaku mendengarnya langsung dari lapangan dan merasakan apresiasi yang mendalam.

“Sangat luar biasa, saya mendengarnya di lapangan dan merasa seperti seorang superstar,” ungkapnya. 

“Terima kasih banyak kepada Bobotoh, saya mengerahkan segalanya di lapangan dan merasa diapresiasi,” tandasnya.

Di laga ketika Persib membutuhkan figur pemimpin, Barba tidak hanya menjalankan peran sebagai kapten di atas kertas, tetapi juga merasakan langsung makna kebersamaan dengan tim dan suporter di Stadion GBLA.