Acer Predator Tancap Gas di 2025

Acer Predator Gaming Indonesia.
Acer Predator Gaming Indonesia.

Di sepanjang 2025, Acer Predator Gaming Indonesia semakin menegaskan perannya sebagai salah satu penggerak utama ekosistem eSports nasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui hadirnya teknologi gaming mutakhir, penyelenggaraan kompetisi berskala internasional, serta dukungan berkelanjutan terhadap komunitas pengembang game lokal.

Direktur Utama Acer Indonesia Leny Ng menyampaikan bahwa tahun ini menjadi tonggak penting bagi Predator Gaming dalam memperkuat kontribusinya terhadap industri eSports Tanah Air.

“Melalui dukungan teknologi, pengembangan komunitas, penyelenggaraan dan partisipasi dalam berbagai kompetisi, serta pembinaan talenta dan kreator game lokal, Predator Gaming berkomitmen membangun pondasi jangka panjang bagi pertumbuhan eSports Indonesia,” kata dia di Jakarta, Senin, 22 Desember 2025.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Acer Predator Gaming Indonesia telah menggelar Road to APAC Predator League 2026 yang diselenggarakan di 13 kota di seluruh Indonesia.

Dari rangkaian kompetisi nasional ini, empat tim terbaik berhasil lolos sebagai wakil resmi Indonesia ke Grand Final APAC Predator League 2026 yang akan berlangsung di New Delhi, India, dengan total hadiah mencapai Rp6,6 miliar.

Tim RRQ dan BOOM Esports dari kategori Valorant, serta Rekonix dan Veroja dari kategori DOTA 2, akan membawa nama Indonesia untuk bersaing di tingkat Asia Pasifik.

Acer Predator Gaming Indonesia.

Acer Predator Gaming Indonesia.

Acer Predator Gaming Indonesia. Indonesia pun tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat partisipasi tertinggi di kawasan, dengan total 2.951 peserta terdaftar pada Indonesian Series APAC Predator League 2026.

Jumlah pendaftar tim Valorant bahkan meningkat hingga 76 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Komitmen Acer dalam mendukung industri eSports juga diperkuat melalui kemitraan strategis Acer Predator Gaming sebagai Mitra Resmi Valorant Champions Tour (VCT) Pacific.

Ajang internasional ini mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia Pasifik dan menjadi platform penting untuk menghadirkan teknologi gaming Predator yang berperforma tinggi, sekaligus membuka peluang bagi talenta Indonesia untuk tampil lebih kompetitif di kancah global.

Di sisi pengembangan industri kreatif, Acer Predator Gaming Indonesia menghadirkan Indonesia Game Showcase sebagai wadah apresiasi bagi pengembang game lokal.

Enam judul game karya anak bangsa, Luxman Moonlit Market, Snakehaus, The Blue Cut Hook, Grim Trials, Pamali Roblox, dan Broomstick Exorcist, ditampilkan dalam rangkaian Road to APAC Predator League 2026.

Kehadiran game-game tersebut mencerminkan perpaduan kreativitas, nilai budaya, serta inovasi gameplay yang menunjukkan potensi industri game Indonesia untuk dapat bersaing di pasar internasional.

Sepanjang tahun ini juga, Acer Predator Gaming Indonesia menghadirkan berbagai inovasi produk melalui peluncuran jajaran laptop gaming terbaru dengan desain yang semakin tipis, performa tinggi, dan didukung dengan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

"Salah satu terobosan terbesar hadir melalui lini Predator Triton, yang menjadi laptop gaming pertama di industri dengan menggunakan Graphene Thermal Interface Material, memberikan efisiensi pembuangan panas hingga 14,5 persen lebih tinggi dibandingkan pasta termal konvensional," ungkap Leny Ng.