Denza Tancap Gas Tahun Depan, Siap Luncurkan SUV Offroad

 Denza sebagai sub merek premium dari BYD bakal tampil agresif di Tanah Air di 2026. Pabrikan asal Cina ini akan menghadirkan lebih banyak model anyar.

Tahun ini Denza hanya memasarkan satu model premium saja. Denza D9 hadir untuk menantang Toyota Alphard sebagai MPV mewah bertabur fitur.

“Kami akan memperkenalkan segmen lain Denza. Semoga ada sedan, hatchback, SUV bahkan SUV offroad,” kata Eagle Zhou, President Director PT BYD Indonesia di Jakarta (11/12).

Denza sendiri sudah pernah memamerkan model mobil listrik selain D9. Manufaktur asal Tiongkok tersebut kala itu menghadirkan Z9 GT.

denza

Bahkan pada ajang GIIAS 2025, turut dihadirkan Yangwang U9 yang merupakan supercar listrik.

Menarik untuk mengulas calon produk terbaru Denza di Indonesia pada tahun depan. Terlebih disebutkan terdapat satu unit SUV ramah lingkungan dengan kemampuan offroad.

Di negara asalnya, SUV Denza B5 dan B8 dipasarkan dengan nama Fang Cheng Bao. Bahkan SUV berpenampilan boxy tersebut sudah masuk pasar Australia.

Artinya sudah memiliki konfigurasi setir kanan. Sehingga tinggal selangkah lagi masuk Indonesia.

Denza B5 dan B8 di negara Kangguru diniagakan dengan pilihan sumber daya PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle).

Pada bagian depan Denza B8 mengandalkan permanent magnet synchronous motor. Mampu menghasilkan tenaga sebesar 200 kW atau 286 hp dan torsi puncak 360 Nm.

Lalu di belakang motor penggeraknya menghasilkan daya 300 kW atau 402 hp dan torsi puncak 400 Nm.

Adapun mesin bakarnya berkapasita 2.0 L berdaya 145 kW atau 194 hp dan torsi 350 Nm.

Secara total disebutkan bahwa Denza B8 mampu menyemburkan tenaga maksimal 569 hp dan torsi 760 Nm.

Denza

Kemudian urusan baterai tentu mengandalkan BYD Blade LFP. Kapasitasnya disebutkan 36.8 kWh.

SUV ini juga mampu menampung BBM sebanyak 91 liter. Sehingga mampu menempuh jarak terjauh hingga 1.040 km menggunakan metode NEDC.

Paling menonjol dari dua SUV Denza tersebut adalah platform DMO (Dual Mode Off-Road). Membuat kendaraan mampu dijejali powertrain superior.