Kisaran Harga Mobil Rakyat Bertenaga Listrik Bikinan Pindad

 Mobil rakyat jadi salah satu upaya untuk membuka akses transportasi harga kompetitif buat lebih banyak orang, termasuk masyarakat di area pedesaan.

Perlu diketahui Indonesia juga sempat memiliki Alat Mekanis Multiguna Pedesaan atau AMMDes. Dimensinya kompak dan berfokus pada kebutuhan mobilitas muatan.

Masuk ke dalam kategori kendaraan niaga ringan, Induk Koperasi Unit Desa (Induk KUD) yang akan mendistribusikan unitnya nanti memberikan bocoran kisaran harga mobil rakyat di masa mendatang.

“Harga kendaraannya itu Rp 50 juta. Nah tentunya akan dihitung lagi ya,” kata Portasius Nggedi, Direktur Utama Induk KUD di sela CIAAF 2025, Jumat (12/12).

Pengamat ungkit wacana mobil pedesaan

Sebagai gambaran, AMMDes yang memiliki konsep seperti mobil rakyat dijual ke konsumen dengan banderol Rp 70 jutaan. Menariknya mobil rakyat racikan PT Pindad nantinya sudah bertenaga listrik murni. 

Sehingga Portasius menegaskan belum ada angka pasti terkait harga. Sebab belum diketahui metode penjualannya, apakah termasuk baterai atau menggunakan skema yang berbeda.

Mengingat baterai jadi komponen termahal pada satu kendaraan, kisaran harga Rp 50 juta itu masih bisa berubah lagi.

Tetapi menurut Portasius, konsumen yang menjadi incaran mereka yakni masyarakat pedesaan akan mendapatkan berbagai kemudahan pembelian.

Seperti bantuan transaksi secara kredit atau mencicil didukung oleh koperasi terkait di berbagai daerah di Indonesia.

“Di situ peran koperasi masuk, bisa memfasilitasi mereka (masyarakat pedesaan). Mereka juga bisa mencicil mobil-mobilnya,” tegas dia.

Induk KUD saat ini disebut telah menaungi lebih dari 13 juta anggota di berbagai wilayah. Di tahap awal, mobil rakyat diharapkan bisa diserap oleh setidaknya satu juta dari total anggota koperasi.

Mobil Rakyat Bakal Dibuat oleh Pindad, Incar Masyarakat Pedesaan

Harapannya kehadiran mobil rakyat dapat mempermudah mobilitas masyarakat pedesaan khususnya untuk mengantar barang muatan seperti hasil tani, dari satu wilayah ke tempat lain.

Meskipun belum ada bocoran terkait desain maupun bentuk mobil rakyat, besar peluang tampilannya akan mirip dengan AMMDes.

Hanya saja pembeda utama antara mobil rakyat dan AMMDes adalah teknologi yang disematkan. Sebab kendaraan pedesaan buatan PT Pindad sudah bertenaga listrik murni.