Pelita Jaya Sapu Bersih Paruh Musim IBL 2026! Comeback Dramatis Tumbangkan Hornbills, Rekor 10-0 Tak Terbendung

Pelita Jaya Tekuk Bogor Hornbills
Pelita Jaya Tekuk Bogor Hornbills

Dominasi Pelita Jaya Jakarta di Indonesian Basketball League (IBL) 2026 kian tak terbantahkan. Tim asuhan David Singleton sukses menutup paruh pertama musim reguler dengan rekor sempurna 10 kemenangan tanpa kekalahan (10-0), usai menaklukkan Bogor Hornbills 81-75 dalam duel panas di GOR Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta, Minggu malam, 22 Februari 2026.

Kemenangan ini tidak diraih dengan mudah. Hornbills sempat memegang kendali hingga kuarter ketiga, sebelum Pelita Jaya menunjukkan mental juara pada menit-menit krusial di akhir laga. Tiga menit terakhir menjadi titik balik yang menentukan sapu bersih paruh musim bagi tim tuan rumah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak tip-off, pertandingan sudah berjalan ketat. Amorie Archibald membuka skor lewat floating jump shot yang langsung dibalas tembakan tiga angka Antoni Erga dan Stephaun Branch. Kedua tim silih berganti mencetak angka hingga Hornbills menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 19-17.

Memasuki kuarter kedua, Pelita Jaya mulai menemukan ritme. Aksi Darious Lee Moten yang menembus pertahanan Kaleb Wesson membuat skor kembali imbang. Momentum tuan rumah kian terasa saat Andakara Prastawa dan Archibald bergantian mencetak poin, sebelum Agassi Goantara membawa Pelita Jaya berbalik unggul. Paruh pertama ditutup dengan skor 35-32 untuk Pelita Jaya.

Namun Hornbills bangkit setelah jeda. Kombinasi Travin Thibodeaux dan David Nuban membuat tim tamu mendominasi kuarter ketiga, bahkan menutup periode itu dengan keunggulan cukup jauh 62-53. Situasi sempat membuat publik GMSB tegang.

Pelita Jaya baru benar-benar membalikkan keadaan di kuarter terakhir. Intensitas permainan meningkat dan pelanggaran demi pelanggaran terjadi. Saat Hornbills masih memimpin 66-64 dengan 4,5 menit tersisa, Prastawa melepaskan tembakan tiga angka krusial yang mengubah momentum menjadi milik tuan rumah.

Drama memuncak di tiga menit akhir. Saat Hornbills mendekat 70-69 lewat Thibodeaux, Pelita Jaya merespons cepat melalui back-to-back three point Jeff Withey dan Prastawa yang mengangkat keunggulan menjadi 75-70. Meski Withey kemudian foul-out, Pelita Jaya tetap tenang. Jump shot Archibald dan poin Agassi memastikan jarak aman hingga peluit akhir berbunyi 81-75.

Archibald tampil sebagai motor kemenangan dengan 20 poin, lima rebound, dan enam assist. Sementara Prastawa menyumbang 14 poin dari bangku cadangan, termasuk tembakan-tembakan penentu di fase krusial.

“Saya rasa ini tentang kemauan untuk menang. Karena di kuarter ketiga Hornbills mau menang, sehingga mereka bisa mencetak 30 poin. Tapi di kuarter keempat, kami lebih agresif lagi dalam defense sehingga bisa menguasai keadaan,” kata Prastawa usai laga.

Di kubu lawan, Thibodeaux menjadi top skor dengan 28 poin, diikuti Stephaun Branch 17 poin dan David Nuban 10 poin. Meski kalah, Hornbills tetap menutup paruh musim di papan atas dengan rekor 8-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rekor 10-0 memastikan Pelita Jaya kokoh di puncak klasemen sementara Indonesian Basketball League 2026, unggul atas Satria Muda Pertamina Bandung (9-1) di posisi kedua. Konsistensi dan kedalaman skuad membuat Pelita Jaya kini menjadi kandidat terkuat juara musim ini.

Dengan momentum sempurna di paruh musim, tantangan berikutnya bagi Pelita Jaya adalah menjaga konsistensi dan menghindari cedera pemain inti jelang fase playoff yang semakin kompetitif.