Pramono Relokasi 137 KK TPU Menteng Pulo ke Rusun, Dikasih Gratis Sewa 6 Bulan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di RS Islam Cempaka Putih
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di RS Islam Cempaka Putih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung merelokasi 137 kepala keluarga (KK) yang tinggal di sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo 2 ke Rumah Susun (Rusun) Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

"Pemerintah DKI Jakarta melakukan relokasi TPU Menteng Pulo 2. Warga kurang lebih 137 KK, di Menteng Pulo dan dipindahkan sebagian besar di Rumah Susun Jagakarsa ini," ucap Pramono di Rusun Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, 9 Desember 2025.

Selain itu, ratusan KK itu juga dibebaskan dari biaya sewa rusun selama enam bulan. 

“Pasti ketika dipindahkan, direlokasi, kehidupan awalnya berat. Maka untuk itu, selama enam bulan kami memberikan kebebasan atau gratis untuk biaya sewa di sini (rusun Jagakarsa),” tutur Pramono.

Sebelumnya, dilansir dari ANTARA, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggratiskan sewa rusun bagi warga yang mau direlokasi dari TPU Menteng Pulo 2, Tebet, selama tiga bulan.

Namun, Pramono kemudian mengabulkan permintaan warga yang ingin digratiskan biaya sewa selama enam bulan. Ia pun memastikan Keputusan Gubernur (Kepgub) terkait perpanjangan biaya sewa gratis rusun tersebut segera disiapkan.

Sebelumnya, warga yang terdampak relokasi TPU Menteng Pulo 2, Tebet, Jakarta Selatan, berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan biaya sewa rusun yang terjangkau, yakni tidak lebih dari Rp300 ribu per bulan.

Salah satu warga relokasi bernama Onah mengatakan keluarganya akan pindah ke Rusun Jagakarsa bersama dengan seluruh warga lainnya yang sebelumnya tinggal di lahan makam tersebut selama puluhan tahun.

Namun, dia mengaku khawatir tidak mampu membayar biaya sewa apabila tarif yang ditetapkan terlalu tinggi.

Selain itu, warga yang terdampak relokasi TPU Menteng Pulo 2 juga berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat memberikan pelatihan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sehingga mereka memiliki sumber penghasilan.

Ketua Paguyuban TPU Menteng Pulo 2 Ronal Patty mengatakan warga yang direlokasi ke Rusun Jagakarsa sebagian besar bekerja secara informal sebagai penyapu dan pembersih makam keluarga yang berziarah.

Dia menyebutkan pekerjaan itu tidak bersifat tetap dan bergantung pada pemberian sukarela dari ahli waris.

Oleh karena itu, dia berharap agar pemerintah memberikan pelatihan kerja yang sesuai dengan usia dan kemampuan fisik masing-masing warga yang direlokasi ke Rusun Jagakarsa.