Hansi Flick Catat Sejarah Saat Barcelona Kalahkan Real Betis, Apa Itu?
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, mencatatkan sejarah usai membawa timnya menang atas Real Betis dalam lanjutan Liga Spanyol (LaLiga) 2025-2026.
Hansi Flick mengantarkan Barcelona mengalahkan Real Betis di Stadion Benito Villamarin, Sevilla, Minggu (7/12/2025) dini hari WIB, dengan skor 5-3.
Kemenangan Barcelona didapatkan berkat hattrick Ferran Torres (11', 13', dan 40'), Roony Bardghji (31'), serta Lamine Yamal (59'pen).
Sementara tiga gol Real Betis ke gawang Barcelona dicetak Antony (6'), Diego Llorente (85'), dan Cucho Hernandez (90'pen).
Hasil itu membuat Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen Liga Spanyol 2025-2026 dengan torehan 40 poin.
Selain itu, Hansi Flick menurunkan skuad utama dengan rata-rata usia termuda dalam sejarah LaLiga bagi Barcelona dalam 95 tahun terakhir.
rata usia para starter Barcelona di laga tersebut tercatat 23,34 tahun.
Angka ini menjadi yang terendah sejak 28 Desember 1930 saat Barcelona menghadapi Racing Santander, ketika rata-rata usia tim berada di angka 23,09 tahun.
Artinya, hampir satu abad berlalu sebelum Blaugrana kembali tampil dengan komposisi semuda ini.
Starting XI Termuda Barcelona dalam Hampir Satu Abad
Keputusan Hansi Flick tampak semakin menonjol ketika melihat detail usia tim.
Dari sebelas pemain yang tampil sejak menit pertama, sembilan di antaranya berusia 25 tahun atau lebih muda.
Hanya Jules Kounde (27) dan Marcus Rashford (28) yang berada di atas usia tersebut, dengan Rashford menjadi pemain paling senior di lapangan.
Dua pemain termuda yang tampil adalah Lamine Yamal dan Pau Cubarsi yang masih berusia 18 tahun.
Penyerang Barcelona Ferran Torres merayakan gol pada laga Liga Spanyol antara Real Betis dan FC Barcelona di Stadion Benito Villamarin di Seville pada 6 Desember 2025.
Keduanya menjadi representasi paling jelas dari revolusi pemain muda yang diusung Flick.
Nama-nama lain seperti Roony Bardghji (20), Alejandro Balde (22), dan Pedri (23) ikut memperkuat barisan talenta muda yang dipercaya untuk tampil di level tertinggi.
Gerard Martin (23), Eric Garcia (24), Joan Garcia (24), serta Ferran Torres (25) melengkapi kelompok pemain muda yang menjadi fondasi utama Barcelona pada pertandingan itu.
Catatan historis ini tidak memasukkan laga pada 9 September 1984 melawan Zaragoza, ketika rata-rata usia Barcelona hanya 20,69 tahun.
Pertandingan tersebut tidak dihitung karena Barcelona terpaksa menurunkan pemain akademi akibat pemogokan pemain senior.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang