Pemilik Mobil Ford Wajib Waspada, Ada Risiko Kebakaran Baterai Muncul Lagi!
Ford Motor Company baru saja mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 20.558 unit kendaraan plug-in hybrid di Amerika Serikat.
Dikutip VIVA dari SlashGear Kamis, 4 Desember 2025, recall ini mencakup Ford Escape PHEV tahun 2020–2024 dan Lincoln Corsair PHEV tahun 2021–2024, menyusul ditemukannya potensi cacat pada baterai tegangan tinggi yang berisiko menyebabkan mati mesin secara tiba-tiba atau bahkan kebakaran.
Ford Escape
Masalah ini muncul meskipun Ford sebelumnya sudah melakukan recall serupa pada model yang sama.
Masalah Baterai yang Menjadi Penyebab Recall
Penyebab recall kali ini adalah sel baterai tertentu yang berpotensi mengalami korsleting internal. Jika hal ini terjadi, kendaraan bisa mengalami gangguan serius, termasuk:
- Mesin mati secara mendadak, meskipun sistem kelistrikan 12-volt (lampu, kemudi, rem) tetap berfungsi.
- Peringatan “Stop Safely Now” muncul di dashboard sebagai peringatan keselamatan.
- Dalam kasus ekstrem, sel baterai bisa mengalami thermal event yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Ford mengakui bahwa solusi perangkat lunak sebelumnya tidak mampu mendeteksi seluruh kasus kegagalan baterai, sehingga recall ulang menjadi langkah penting untuk memastikan keselamatan pengemudi dan penumpang.
Sampai perbaikan permanen tersedia, Ford memberikan beberapa langkah sementara bagi pemilik kendaraan yang terdampak:
- Gunakan kendaraan dalam mode Auto EV saja.
- Batasi level pengisian baterai (state of charge) agar tidak penuh.
- Segera bawa kendaraan ke dealer jika muncul peringatan “Stop Safely Now”.
Perbaikan permanen kemungkinan akan meliputi pembaruan perangkat lunak sistem kontrol baterai atau penggantian paket baterai, dan seluruh biaya akan ditanggung oleh Ford.
Recall ini menambah daftar panjang penarikan besar-besaran yang dialami Ford sepanjang 2025, termasuk masalah badge-warning pada panel instrumen. Hal ini memengaruhi reputasi keselamatan dan keandalan kendaraan serta meningkatkan perhatian konsumen terhadap kualitas mobil plug-in hybrid Ford.
Kejadian ini menunjukkan bahwa meskipun kendaraan plug-in hybrid dan listrik menjadi tren otomotif masa depan, teknologi baterai masih memiliki tantangan keselamatan yang serius.
Pemilik kendaraan PHEV harus aktif memantau pengumuman resmi, mengikuti instruksi sementara, dan segera membawa kendaraan ke dealer jika diperlukan.
Ford Escape
Recall Ford Escape PHEV dan Lincoln Corsair PHEV menekankan bahwa keselamatan baterai adalah prioritas utama. Bagi konsumen, ini menjadi pengingat penting untuk selalu memeriksa catatan recall sebelum membeli kendaraan plug-in hybrid atau listrik.
Sementara bagi Ford, ini menjadi panggilan untuk memperkuat kontrol kualitas baterai dan transparansi kepada pelanggan.