Inisiatif Pemberdayaan Lokal Semakin Diakui, Program Inklusif Ini Menjadi Sorotan Nasional
Komitmen untuk memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan masyarakat kembali menjadi sorotan setelah sebuah program pengembangan kapasitas komunitas berhasil meraih pengakuan nasional. Program tersebut mendapatkan apresiasi dalam ajang ICS Awards 2025, sebuah penghargaan bergengsi yang menilai praktik keberlanjutan dan kontribusi sosial di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui pendekatan pelatihan, pendampingan, dan inkubasi usaha, program ini menunjukkan bagaimana pemberdayaan berbasis komunitas mampu memperluas akses pengetahuan bisnis bagi kelompok marginal, masyarakat pedesaan, dan pelaku usaha kecil. Progam pemberdayaan masyarakat Empower Academy memenangkan penghargaan bergengsi Indonesia Corporate Sustainability (ICS) Awards 2025. Program yang diinisiasi oleh Bangun Bangsa tersebut meraih predikat Silver untuk kategori Best Education Development in Local Community dengan program pendampingan bisnis di empat kota di Indonesia.
Skala dampak program juga terus berkembang. Selain di Kota Malang yang menjadi lokasi prioritas pertama Bangun Bangsa, saat ini Empower Academy telah memperluas dampaknya di Jakarta, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Malang, dengan target penerima manfaat masing-masing adalah kelompok marginal (disabilitas dan pra-sejahtera), masyarakat rural, dan komunitas rantai pasok tembakau, yang ditujukan untuk mendukung pengembangan ekonomi yang lebih inklusif. Upaya ini sejalan dengan tren ekonomi inklusif yang semakin berkembang di berbagai wilayah Indonesia.
Program inkubasi yang berlangsung selama berbulan-bulan memberi peserta kesempatan untuk memahami dan menerapkan prinsip-prinsip dasar usaha. Dalam proses inkubasi bisnis selama 6–8 bulan, para peserta Empower Academy mendapatkan pelatihan dan pendampingan pengembangan bisnis dari para praktisi, akademisi dan mentor yang disesuaikan dengan kondisi usaha masing-masing.
Kurikulum pelatihan meliputi pengetahuan dan dasar-dasar manajemen bisnis, legalitas usaha, branding dan promosi, manajemen keuangan, optimasi media sosial hingga pemberian fasilitas produksi dan pendampingan usaha lanjutan.
Dampaknya sudah mulai terlihat dalam berbagai kelompok masyarakat. Hingga tahun 2025, Empower Academy telah mendampingi 50 penyandang disabilitas pemilik usaha mikro di Kota Malang, 25 UMKM dari keluarga prasejahtera di Jakarta, pendampingan Badan Usaha Milik Desa di Kabutapen Malang, hingga pengembangan kawasan wisata berbasis komunitas di Kabupaten Temanggung.
Penghargaan ini sekaligus menunjukkan pengakuan atas upaya sistematis dalam memperkuat ekonomi lokal.
“Kami berterima kasih atas penerimaan positif dari masyarakat atas inisiatif yang kami jalankan. Penghargaan ini tidak hanya menjadi semangat baru bagi kami untuk memperluas dampak positif, namun juga kami harapkan dapat menjadi katalisator pembangunan ekonomi yang lebih inklusif. Kami berharap Empower Academy dapat terus berkembang, membawa manfaat bagi masyarakat yang lebih luas dan berkelanjutan, sesuai dengan prinsip kami, no one should be left behind," Aan Prastya, Senior Manager Media and External Relations Bentoel Group, dalam keterangan resminya.
ICS Awards sendiri merupakan salah satu penghargaan nasional yang banyak diperhatikan oleh dunia usaha. ICS Awards adalah penghargaan bergengsi tingkat nasional yang dianugerahkan kepada perusahaan-perusahaan yang telah mewujudkan komitmen dalam pembangunan berkelanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Organisasi dengan praktik keberlanjutan terbaik di seluruh Indonesia mendapatkan penghargaan dalam 17 bidang kategori.
Melalui pengakuan ini, upaya memperkuat ketahanan ekonomi lokal berbasis komunitas semakin mendapatkan legitimasi, sekaligus menjadi contoh bahwa pemberdayaan masyarakat dapat menjadi motor pembangunan yang berkelanjutan.