Digitalisasi Keuangan di Jaringan Toko Kelontong Terus Digeber, CTS dan SRC Bersinergi
Catalyst Technology Solutions (CTS) resmi menjalin kerja sama strategis dengan Sampoerna Retail Community (SRC) guba memperkuat peran pelaku UMKM di era digital.
Direktur PT Catalyst Technology Solutions (CTS), Theodorus Aji menjelaskan, kolaborasi pihaknya dengan SRC ini berfokus pada percepatan digitalisasi keuangan di jaringan toko kelontong SRC melalui inisiatif #JadiLebihBaik.
"Karena UMKM merupakan tulang punggung perekonomian Indonesia, menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB. Namun banyak pelaku usaha kecil yang masih menghadapi tantangan dalam mengakses layanan keuangan formal dan mengadopsi teknologi digital," kata Theo dalam keterangannya, Selasa, 2 Desember 2025.
SRC bina UMKM [Dok. Humas Sampoerna Retail Community]
Karenanya, Theo meyakini bahwa sinergi antara CTS dan SRC akan mampu membantu dan mendorong transformasi digital UMKM, melalui pemanfaatan teknologi finansial dan kekuatan komunitas toko kelontong lokal.
Selain digitalisasi transaksi, kerja sama ini juga mencakup program edukasi finansial, pelatihan literasi digital, dan pendampingan untuk meningkatkan inklusi keuangan. Theo berharap, inisiatif ini dapat membantu pemilik toko memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, serta memanfaatkan akses permodalan secara optimal.
“Kami percaya bahwa digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi kebutuhan bagi keberlanjutan usaha kecil. Melalui kolaborasi dengan SRC, kami ingin mendorong jaringan toko SRC untuk #JadiLebihBaik lebih efisien, lebih mandiri, dan lebih siap menghadapi era ekonomi digital,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS), Romulus Sutanto, menyambut baik kolaborasi ini sebagai bentuk nyata komitmen SRC dalam membangun jaringan toko kelontong yang lebih modern, aman, dan profesional.
Salah satu inovasi yang dihadirkan adalah Speaker Toko, perangkat yang memberikan notifikasi suara otomatis setiap kali transaksi digital melalui QRIS berhasil dilakukan. Teknologi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memberikan rasa aman bagi pemilik toko dan pelanggan.
“Lebih dari itu, kehadiran Speaker Toko turut meningkatkan kepercayaan pelanggan, sekaligus memperkuat citra toko kelontong sebagai bagian dari ekosistem retail yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Romulus.
Dia menambahkan, inovasi seperti Speaker Toko ini merupakan bagian dari perjalanan SRC, dalam menghadirkan solusi nyata yang relevan dengan kebutuhan pelaku usaha di lapangan.
"Dengan menghadirkan solusi yang mudah diakses dan langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha, kami berharap program ini dapat menjadi bagian dari upaya kolektif untuk mempercepat digitalisasi UMKM di seluruh Indonesia,” ujar Romulus.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekonomi kerakyatan yang tangguh dan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara teknologi finansial dan komunitas lokal membuka peluang besar untuk transformasi digital di tingkat akar rumput.
“Sinergi antara teknologi finansial dan kekuatan komunitas lokal membuka potensi besar untuk mempercepat transformasi digital UMKM. Kolaborasi seperti ini bukan hanya memungkinkan, tetapi juga menjadi kunci dalam membangun ekonomi komunitas yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.