Efek Mengejutkan Yamaha V4, Alex Rins Mengaku Langsung Lebih Cepat di Atas M1

Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025
Augusto Fernandez, Yamaha V4, MotoGP San Marino 2025

Alex Rins mengungkapkan perubahan besar yang ia rasakan setelah pertama kali mencoba prototipe mesin Yamaha V4. Menurutnya, debut singkat di Barcelona dan Misano justru membuatnya tampil lebih cepat saat kembali mengendarai motor lama, Yamaha M1 bermesin Inline4 yang segera ditinggalkan pada 2026.

Rins sebelumnya hanya mampu meraih hasil terbaik finis kesepuluh dalam 15 seri bersama Yamaha sebelum menjajal V4. Namun performanya meningkat setelah uji coba tersebut. Ia kembali finis kesepuluh di Mandalika, bahkan lolos kualifikasi di posisi keempat. Peningkatan lainnya datang di Australia ketika ia meraih posisi ketujuh, hasil terbaiknya sepanjang musim dengan M1.

Dalam refleksinya, Rins menjelaskan bahwa sensasi awal menunggangi V4 membuatnya mengubah gaya balap.

Ia mengatakan bahwa di Misano ia merasa cukup nyaman ketika mencoba V4 dan mengendarai motor dengan cara berbeda dibandingkan Inline4. Dari pengalaman itu, Rins membawa sejumlah perubahan gaya berkendara ke M1 dan mengaku membuat langkah maju signifikan.

Menurut Rins, ia menjadi lebih cepat dalam satu putaran, lebih konsisten, mengurangi kesalahan, dan mampu menghentikan motor dengan lebih baik. Hal itu membuatnya sangat puas dengan progres yang terjadi setelah mengetes mesin baru Yamaha tersebut.

Rins menutup musim dengan finis keempat belas di Valencia, sebelum menghabiskan hari pertama tes pascabalap dengan kembali menjajal V4. Ia tidak menggunakan ban soft baru demi fokus memahami karakter mesin baru. Rins tercatat terpaut 1.347 detik dari pemimpin tes, Raul Fernandez, dan tetap melanjutkan tes pribadi keesokan harinya bersama Fabio Quartararo, Jack Miller, dan Toprak Razgatlioglu yang juga akan menggunakan V4 pada 2026.

Yamaha sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa motor bermesin V4 akan resmi digunakan sebagai senjata utama mereka di MotoGP mulai musim 2026.