Hujan Es Sebesar Bola Bisbol Terjang Brasil, 246 Orang Luka-luka
Kepanikan melanda warga di Brasil selatan ketika badai hujan es raksasa menghantam wilayah tersebut pada Minggu, 23 November 2025. Bongkahan es berukuran sebesar bola bisbol hingga telur ayam menghujani permukiman dalam hitungan detik, membuat warga berhamburan menyelamatkan diri.
Badai es pada 23 November itu telah menyebabkan 246 orang terluka dan menyebabkan kerusakan infrastruktur di wilayah selatan Brasil, menurut pihak berwenang.
Dilansir Mirror, Rabu, 26 November 2025, sebuah rekaman video menunjukkan sebuah rumah dihantam hujan es yang digambarkan "sebesar bola bisbol". Cuplikan video yang direkam di dalam rumah, yang diunggah ke Reddit, menunjukkan jendela dan pintu kaca dihantam hujan es besar, masing-masing menghasilkan suara dentuman keras saat menghantam bangunan.
Cuplikan video kemudian menunjukkan atap rumah yang berlubang, sebelum beralih kembali ke bagian dalam bangunan, di mana air terlihat mengalir melalui lubang-lubang ke kamar tidur dan lorong. Video tersebut dilaporkan direkam di Brasil selatan saat hujan es dahsyat pada hari Minggu, 23 November.
Sebuah video YouTube oleh DisasterToday menunjukkan banyak cuplikan video angin kencang dan hujan es besar yang digambarkan "sebesar bola bisbol" jatuh dari langit di Erechim, sebuah kota di Brasil selatan. Narasi video tersebut berbunyi: "Peristiwa alam ini, yang memengaruhi hampir seluruh kota, menyebabkan kerusakan pada ribuan rumah, membuat kendaraan tidak dapat digunakan, dan merusak bangunan umum, sehingga memaksa pemerintah setempat untuk menyatakan keadaan darurat."
"Badai es dahsyat, yang dimulai secara tiba-tiba sekitar pukul 16.40 dan memengaruhi hampir semua lingkungan di kota, menunjukkan intensitas yang tak terduga sejak menit-menit pertama. Rekaman yang direkam oleh penduduk setempat dan dengan cepat dibagikan di media sosial dengan jelas menunjukkan ukuran dan volume hujan es yang jatuh dari langit.
"Dalam badai tersebut, di mana beberapa hujan es terlihat sebesar telur ayam, bongkahan es ini menghantam atap, kendaraan, dan bangunan dalam hitungan detik, menyebabkan kerusakan yang meluas."
Menurut video tersebut, otoritas setempat mengatakan sekitar 5.000 rumah telah rusak, dan 30.000 lainnya terdampak badai, dan keadaan darurat telah diumumkan. "Angin kencang yang menyertai badai semakin memperparah kerusakan,"
Kabel listrik dan tiang-tiang yang tumbang akibat terjangan angin kencang menghalangi jalan, dan menimbulkan risiko tambahan bagi para pelancong. Pemadaman listrik terjadi di banyak bagian kota, dan para teknisi mulai bekerja keras untuk memulihkan listrik.
Pohon tumbang juga mengganggu transportasi, sehingga menyulitkan tim tanggap darurat. Kabel-kabel listrik yang berserakan di sepanjang jalan menimbulkan bahaya besar bagi masyarakat, dan pihak berwenang memperingatkan warga untuk sangat berhati-hati di sekitar kabel-kabel ini.
Layanan darurat dibanjiri panggilan sejak awal badai. Petugas pemadam kebakaran, pertahanan sipil, dan kru kota terbagi antara menanggapi kerusakan struktural, menyingkirkan pohon tumbang, dan menilai kerusakan
Pihak berwenang menyarankan masyarakat untuk tetap di rumah dan hanya keluar rumah jika benar-benar diperlukan. Ditekankan bahwa keluar rumah yang tidak perlu menimbulkan risiko terkait kabel listrik dan keruntuhan struktural karena kondisi jalan yang berbahaya.
Badai es ini disebut salah satu yang paling ekstrem yang pernah melanda wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir, dan laporan kerusakan masih terus diperbarui sembari tim darurat berusaha memulihkan kehidupan warga yang terdampak.