Ramadhan 2026 Tinggal 84 Hari Lagi, Ini Tips Persiapan yang Bisa Dilakukan
Umat Islam di Indonesia mulai bersiap menyambut datangnya Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026 yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan Februari tahun depan.
Berdasarkan hisab Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, awal Ramadhan 1447 H ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026.
Ketentuan tersebut tercantum dalam Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2025 tentang hasil hisab awal Ramadan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.
Jika dihitung dari tanggal 26 November 2025, maka waktu menuju Ramadhan tinggal 84 hari lagi.
Muhammadiyah Terapkan Kalender Hijriah Global Tunggal
Tahun 2026 menjadi tahun pertama Muhammadiyah menggunakan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) untuk menentukan awal bulan Hijriah. Sistem ini menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini dipakai.
KHGT disusun untuk menghadirkan kalender Hijriah yang seragam di seluruh dunia melalui perhitungan posisi hilal berdasarkan waktu global. Metode ini disahkan pada Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta dan mulai diterapkan untuk awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha tahun depan.
Dengan sistem tersebut, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026 dan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026.
Pemerintah Masih Menunggu Sidang Isbat
Di sisi lain, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan awal Ramadhan secara resmi. Penetapan akan dilakukan melalui sidang isbat pada 29 Syaban 1447 H usai pelaksanaan rukyatul hilal di sejumlah titik pengamatan di Indonesia.
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan bahwa pemerintah selalu memadukan dua metode sebelum mengambil keputusan.
“Sidang isbat menggabungkan data hisab dan hasil rukyatul hilal, lalu diputuskan bersama pemerintah, ormas Islam, dan para ahli falak,” jelasnya.
Jika hasil rukyat tidak sama dengan hisab Muhammadiyah, maka awal Ramadhan versi pemerintah berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Ramadhan 2026 Tiba Lebih Awal
Ramadhan tahun depan akan tiba 10–11 hari lebih cepat dibandingkan Ramadhan 2025. Perbedaan ini terjadi karena kalender Hijriah memiliki jumlah hari lebih pendek dibanding kalender Masehi, sehingga bulan-bulan Hijriah bergerak lebih awal setiap tahunnya.
Dengan demikian, Ramadhan 2026 diperkirakan berlangsung pada pertengahan Februari. Per 26 November 2025, umat Islam tinggal 84 hari lagi menuju bulan penuh rahmat tersebut.
Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan Menjelang Ramadhan?
Menjelang datangnya bulan suci, berikut beberapa hal yang dianjurkan untuk dipersiapkan:
- Mengqadha puasa
Kemenag mengimbau umat Islam agar segera melunasi utang puasa sebelum memasuki Ramadhan berikutnya.
- Memperbanyak istighfar dan taubat
Taubat dan istighfar menjadi bagian penting dari persiapan spiritual.
- Meningkatkan ibadah sunnah
MUI mendorong umat Islam memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur’an, serta melaksanakan ibadah sunnah lainnya sebagai penguatan ruhani.
- Menjaga kesehatan fisik
Kemenag menekankan pentingnya menjaga stamina untuk menjalani ibadah puasa.
- Menjaga ukhuwah dan memperbaiki hubungan sosial
Para ulama mengingatkan umat Islam untuk memperkuat persaudaraan serta memperbaiki hubungan sebelum memasuki Ramadhan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang