Profil Ratu Maxima: dari Argentina ke Istana Belanda

Ratu Maxima, Belanda, ratu belanda, Kerajaan Belanda, ratu belanda ke indonesia, profil Ratu Maxima, Profil Ratu Maxima: dari Argentina ke Istana Belanda

Kedatangan Ratu Belanda ke Indonesia pada 24-27 November 2025 menjadi sorotan publik.

Bukan hanya sebagai kunjungan kenegaraan, lawatannya juga penanda kampanye kesehatan keuangan di Tanah Air dimulai.

Ratu Maxima hadir di Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Penasihat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Kesehatan Finansial atau United Nations Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health (UNSGSA).

Kepala Eksekutif Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi menyebut kehadiran Ratu Maxima selaras dengan agenda nasional penguatan literasi, inklusi, dan kesehatan finansial masyarakat.

“Kedatangan Ratu Maxima menandai dimulainya agenda kerja bersama OJK serta sejumlah Kementerian/Lembaga,” kata Dewi, seperti dikutip RRI, Senin (24/11/2025).

OJK memandang kunjungan ini sebagai momentum memperkuat program kesehatan finansial, sekaligus mendorong pelindungan konsumen serta penanganan fraud dan scam di sektor jasa keuangan.

“Financial health ini terminologi baru, karena sebelumnya itu yang selalu digaungkan adalah 'financial literacy' dan 'financial inclusion',” ujar Friderica.

Agenda kampanye tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara kedua yang dikunjungi Ratu Maxima dalam rangka tugas UNSGSA, dengan rangkaian pertemuan di Jakarta dan Surakarta.

Di balik agenda global ini, profil Ratu Máxima menarik perhatian karena latar belakangnya yang tidak berasal dari Eropa, melainkan dari Amerika Latin.

Profil Ratu Maxima

Dikutip dari Britannica, Ratu Maxima memiliki nama lengkap Maxima Zorreguieta Cerruti, lahir di Buenos Aires, Argentina, pada 17 Mei 1971.

Ia merupakan putri dari Jorge Horacio Zorreguieta, mantan menteri pertanian di Argentina pada era kediktatoran militer Jorge Videla, dan María del Carmen Cerruti de Zorreguieta.

Maxima memiliki riwayat pendidikan ekonomi di Universidad Catolica Argentina dan meraih gelar sarjana pada 1995.

Sesudah lulus, ia berkarier di sejumlah perusahaan internasional, dengan pengalaman kerja di Buenos Aires, New York City, hingga Brussels, sebelum akhirnya dikenal publik Belanda sebagai calon istri putra mahkota.

Hubungan Maxima dan Pangeran Belanda

Ratu Maxima, Belanda, ratu belanda, Kerajaan Belanda, ratu belanda ke indonesia, profil Ratu Maxima, Profil Ratu Maxima: dari Argentina ke Istana Belanda

Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Maxima Zorregueta Cerruti mengunjungi kawasan Candi Prambanan, Rabu (11/3/2020).

Hubungan Maxima dengan Pangeran Willem-Alexander diumumkan secara resmi pada 30 Maret 2001.

Pada 17 Mei 2001, ia memperoleh kewarganegaraan Belanda.

Sidang pleno parlemen Belanda (States-General) memberikan persetujuan pernikahan mereka pada Juli 2001, membuka jalan bagi pernikahan kerajaan yang digelar awal 2002.

Máxima dan Willem-Alexander resmi menikah pada 2 Februari 2002 di Amsterdam, dengan rangkaian prosesi di Beurs van Berlage dan pemberkatan gereja di Nieuwe Kerk.

Dalam pernikahan tersebut, ayah Maxima tidak hadir karena kekhawatiran publik Belanda terhadap keterkaitannya dengan rezim Videla di Argentina.

Videla, ayah Maxima, merupakan seoarnag perwira militer yang menjabat sebagai presiden Argentina antara 1976 hingga 1981 melalui kudeta atas Isabel Martinez de Peron.

Sepak terjang Maxima dalam keluarga maupun berkarier

Ratu Maxima, Belanda, ratu belanda, Kerajaan Belanda, ratu belanda ke indonesia, profil Ratu Maxima, Profil Ratu Maxima: dari Argentina ke Istana Belanda

Raja Belanda Willem-Alexander dan Ratu Maxima dengan putri mereka Putri Catharina-Amalia (kiri), Putri Alexia (kanan) dan Putri Ariane (tengah).

Sesudah menjadi bagian dari keluarga kerajaan, Maxima menaruh perhatian besar pada penguasaan bahasa Belanda, sejarah negara itu, serta hukum tata negara dan konstitusinya.

Pada Oktober 2004, ia mulai duduk sebagai anggota Dewan Negara (Council of State) dan menjalankan berbagai tugas resmi mendampingi suaminya, termasuk peran-peran representatif kerajaan.

Pasangan ini memiliki tiga putri, yakni Catharina-Amalia yang lahir pada 7 Desember 2003, Alexia pada 26 Juni 2005, dan Ariane pada 10 April 2007.

Dalam kehidupan keluarga, Ratu Maxima dan Raja Willem-Alexander dikenal berupaya memberi kehidupan senormal mungkin bagi ketiga anak mereka.

Dikutip dari Netherlands, kedua pasangan kerajaan Belanda ini terlibat dalam aktivitas sekolah ketiga putri mereka seperti orangtua pada umumnya.

Maxima membantu di sekolah saat istirahat makan siang dan bersedia memeriksa kutu rambut anak-anak, sama seperti orang tua lainnya.

Pada 30 April 2013, Ratu Beatrix turun takhta dan Willem-Alexander naik takhta sebagai Raja Belanda.

Hal itu membuat Maxima menyandang gelar ratu pendamping atau queen consort.

Sejak saat itu, Ratu Maxima memegang tanggung jawab sosial dan representatif di dalam maupun luar Belanda.

Selain itu, ia terus berkiprah dalam isu-isu keuangan inklusif melalui mandat UNSGSA.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih. Berikan apresiasi sekarang