Industri Sportswear Tanah Air Mulai Menyusup ke Dunia Combat Sports
Erspo resmi tancap gas masuk ke gelanggang olahraga tarung. Brand sportswear modern asal Indonesia itu mengumumkan kemitraan eksklusif tiga tahun dengan Byon Combat, salah satu platform combat sports paling bergengsi di Asia Tenggara.
Kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama apparel, tapi langkah besar Erspo untuk memperluas pengaruhnya dari dunia sport-lifestyle ke level yang lebih keras dan penuh adrenalin: combat sports.
Erspo membawa inovasi desain dan teknologi material, sementara Byon Combat menghadirkan panggung pertarungan bagi para fighter nasional hingga mancanegara. Kombinasi keduanya menjanjikan gebrakan baru dalam industri sportswear dan kultur pertarungan Tanah Air.
Combat sports dikenal sebagai cabang yang menuntut mental baja, power, dan durability—nilai-nilai yang disebut sejalan dengan DNA Erspo. Karena itu, kemitraan jangka panjang ini menjadi momentum penting dalam membentuk identitas baru Erspo di dunia olahraga.
Erspo berkolaborasi dengan Byon Combat
Tak hanya fokus pada performa atlet, Erspo juga ingin membangun kultur, komunitas, dan lifestyle para fighter Indonesia. Mereka menegaskan bahwa brand ini tidak sekadar hadir sebagai penyedia perlengkapan, tapi sebagai bagian dari perjalanan ekosistem combat sports yang terus tumbuh.
Debut hasil dari kolaborasi ini sebelumnya sudah mencuri perhatian di panggung Jakarta Fashion Week 2026 lewat konsep “AFTERMATCH”.
Kini koleksi tersebut resmi menjadi seragam utama seluruh event Byon Combat—mulai dari Madness, Showbiz, hingga Try Out.Koleksi perdana akan diluncurkan langsung di Byon Combat Showbiz 6 pada 22 November di Tenis Indoor Senayan.
Muhammad Sadad, Founder Erspo. mengaku bangga menjadi Official Apparel Byon Combat untuk tiga tahun ke depan.
“Ini bukan sekadar kerja sama apparel, tapi kolaborasi yang membawa energi baru untuk dunia combat sports Indonesia. Erspo ingin menjadi bagian dari pertumbuhan industri ini dengan menghadirkan produk yang kuat secara fungsi, estetika, dan identitas sebagai karya anak bangsa,”ujarnya