Man United Berupaya Tahan Pemain Selama Mungkin Jelang Piala Afrika
Manchester United berusaha untuk menunda keberangkatan pemain-pemainnya ke Piala Afrika 2025 yang akan berlangsung di Maroko dari 21 Desember hingga 18 Januari.
Manchester United berhasil memutar balik musim buruk mereka sejak Oktober, di mana mereka berhasil meraih tiga kemenangan berturut-turut di Liga Inggris untuk pertama kalinya di bawah pelatih Ruben Amorim.
Setan Merah juga tidak mengalami kekalahan dalam lima pertandingan terakhir di Premier League.
Ini lagi-lagi menjadi rangkaian tak terkalahkan terpanjang di bawah asuhan Amorim.
Walau Bruno Fernandes dkk hanya meraih hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest dan Tottenham Hotspur dalam dua laga terakhir, dua hasil tersebut dianggap positif karena mereka bermain sebagai tim tamu.
Pada akhir September, Setan Merah masih terjebak di posisi ke-14 klasemen Liga Inggris, namun kini mereka berhasil naik ke peringkat ketujuh.
Namun, keberhasilan ini terancam oleh keikutsertaan pemain-pemain mereka di Piala Afrika 2025.
Manchester United harus melepas Noussair Mazraoui (Maroko), Amad Diallo (Kamerun), dan Bryan Mbeumo (Kamerun) untuk turnamen tersebut.
Amad Diallo (kanan) merayakan gol kedua timnya dengan bek Maroko Noussair Mazraoui dalam pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Nottingham Forest vs Manchester United di The City Ground di Nottingham, Inggris tengah, pada 1 November 2025. (Foto oleh Darren Staples / AFP)
Sesuai dengan regulasi, United diharuskan untuk melepaskan ketiga pemain ini dua minggu sebelum pertandingan pertama tim nasional mereka.
Maroko dijadwalkan bertanding pada 21 Desember, sedangkan Pantai Gading dan Kamerun akan mulai berlaga pada 24 Desember.
Ini berarti Mazraoui harus meninggalkan tim sekitar 8 Desember, sementara Diallo dan Mbeumo harus pergi pada 11 Desember.
Personel MU Bisa Absen dalam Delapan Laga Premier League
Dengan final Piala Afrika 2025 yang dijadwalkan pada 18 Januari 2026, Manchester United bisa kehilangan ketiga pemain tersebut dalam delapan pertandingan di Premier League.
Selama periode dari 8 Desember hingga 18 Januari, Setan Merah akan menghadapi Wolves dua kali, Bournemouth, Aston Villa, Newcastle United, Leeds United, Burnley, dan Manchester City.
Situasi ini tentunya menjadi perhatian besar, terutama terkait dengan Bryan Mbeumo.
Penyerang yang baru bergabung dari Brentford ini telah menjadi salah satu pilar kebangkitan tim dalam satu setengah bulan terakhir.
Mbeumo bahkan terpilih sebagai Pemain Terbaik Bulan Oktober berkat penampilan cemerlangnya dengan mencetak tiga gol dan satu assist dalam kemenangan atas Sunderland, Liverpool, dan Brighton.
Menyikapi masalah ini, pelatih Amorim menyatakan bahwa klub berusaha untuk menunda kepergian Mbeumo dan yang lainnya hingga 15 Desember.
Dua tahun lalu, Manchester United juga berhasil melakukan hal serupa dengan kiper Andre Onana, sehingga mereka hanya kehilangan sang penjaga gawang untuk waktu singkat.
"Ada peraturan yang menentukan kapan kami harus melepas pemain tetapi kami berusaha menahan mereka sedikit lebih lama," kata Amorim, seperti yang dikutip dari BBC.
"Ini bukan terserah kami. Kita akan lihat nanti. Kami akan mencoba mengatur sesuatu dengan federasi-federasi," pungkasnya.