Cerita Damkar Benhil Pura-pura Jadi Kakak Sepupu Saat Kejar Pelaku Eksibisionis

eksibisionis, Damkar Benhil, petugas damkar, pemadam kebakaran, berita damkar, damkar benhil, pos damkar benhil, damkar gercep, video viral damkar, Cerita Damkar Benhil Pura-pura Jadi Kakak Sepupu Saat Kejar Pelaku Eksibisionis

Bambang Widiantoro, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta berpura-pura menjadi kakak sepupu dari seorang perempuan yang menjadi pelaku eksibisionis (pamer alat kelamin).

Peristiwa tersebut terjadi saat Bambang mengejar dan menindak pelaku di rusun belakang SPBU Pejompongan arah STIA LAN sebelum pintu rel kereta, Kamis (20/11/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.

Video Bambang menegur pelaku yang ternyata pria paruh baya viral di media sosial Instagram sejak Jumat (21/11/2025).

Dalam videonya, ia terlihat membonceng korban menggunakan sepeda motor untuk menemukan pelaku.

Pelaku akhirnya ditemukan saat mengendarai sepeda motor. Bambang langsung meminta pelaku berhenti dan menegur di tempat.

"Saya pun mengaku ke bapak itu kalo saya adalah kakak sepupu atau kerabat dari perempuan yang bapak lecehkan itu dengan tujuan agar si bapaknya jera dan tidak mengulangi perbuatannya," ujar Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (21/11/2025).

Kronologi Petugas Damkar Benhil Kejar Pelaku Eksibisionis

Bambang menjelaskan, awalnya seorang perempuan yang menjadi korban eksibisionis datang ke Pos Damkar Benhil.

Ia datang bersama dua temannya untuk melaporkan aksi eksibisionis dan catcalling yang dilakukan pria paruh baya di sekitar indekos korban.

Korban melapor ke Damkar karena sudah tidak nyaman dan merasa terancam dengan keberadaan pelaku.

"Karena sudah terjadi berulang kali dan mbaknya itu pun merasa tidak nyaman dan terancam, akhirnya mbaknya itu melaporkan hal tersebut kepada kita (petugas damkar)," ujar Bambang.

"Lalu, saya menyarankan kepada mbaknya itu untuk mendatangi Polsek setempat," tambahnya.

Berdasarkan pengakuan kepada petugas Damkar, korban sudah melaporkan pelaku ke pihak kepolisian.

Namun, laporannya ditolak karena polisi menilai bukti yang dimiliki korban tidak cukup kuat.

Atas dasar itulah, Bambang segera merespons keresahan korban dengan mencari pelaku secepat-cepatnya.

Dengan mengendarai sepeda motor, Bambang bersama korban mencari keberadaan pelaku.

Pria yang suka memamerkan alat kelamin akhirnya ditemukan saat mengendarai sepeda motor di kawasan rusun belakang SPBU Pejompongan arah STIA LAN sebelum pintu rel kereta.

"Akhirnya ketemu dengannya, lalu saya menegur bapak itu untuk tidak melakukan hal serupa di kemudian hari," kata Bambang.

"Lalu, bapak itu mengakui perbuatannya dan meminta maaf kepada mbaknya," pungkasnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.