Quartararo dan Rins Mulai Puji Performa Mesin V4 Yamaha
Skuad Yamaha baru saja menjalani sesi pengujian di Sirkuit Valencia. Mereka mengetes performa mesin V4 di Negeri Matador.
Pengujian kali ini diikuti oleh seluruh rider. Mulai dari Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller sampai Toprak Razgatlioglu.
Eldiablo bahkan mampu mencatatkan waktu terbaik, sampai 1 meniit 29.927 detik. Berkat raihan tersebut ia menempati tangga ke-15.
“Kami tidak menghabiskan banyak waktu di lintasan. Karena kami mengganti banyak pengaturan, karena jelas kekurangannya adalah feel bagian depan,” Quartararo di Crash, Kamis (20/11).

Lebih jauh Fabio Quartararo mengaku, masih membutuhkan banyak waktu untuk merasakan performa terbaik mesin V4 Yamaha.
Sebab menurut dia gaya berkendara dengan jantung pacu inline-four dan V4 sangat berbeda. Jadi ia memerlukan sedikit penyesuian.
Selain itu ia akan melakukan beberapa ubahan. Baik dari segi sasis, elektronik sampai aerodinamika.
"Tetapi saya suka cara berkendara dengan V4. Kita perlu bekerja keras dan memberikan arahan terbaik kepada insinyur untuk merasakan apa yang bisa mereka lakukan," lanjut Fabio Quartararo.
Hal senada turut dilontarkan oleh Alex Rins. Rekan satu garasi Quartararo itu merasa, mesin V4 Yamaha menunjukan kemajuan.
Ia pun cukup senang atas hasil tersebut. Namun jantung pacu anyar Yamaha masih memerlukan pengembangan lagi.
"Masih sedikit kurang cepat, itu normal. Target saya besok adalah mencoba menemukan traksi, karena kami sedikit kesulitan," lata Alex Rins.
Rins menceritakan bahwa, performa kuda besi Yamaha jauh lebih baik dengan mesin V4. Tentunya dibandingkan versi inline.
Seperti pada bagian pengereman motor balap Yamaha. Terasa menunjukan peningkatan dari M1 versi lawas.
Sebagai informasi, Yamaha akan kembali melakukan pengujian. Terkhusus untuk bagian sasis maupun komponen aerodinamika secara tertutup pekan depan.
Patut diketahui, baik Fabio Quartararo dan Alex Rins sudah pernah menjajal V4. Seperti ketika dilakukan di Sirkuit Misano.

Saat itu kedua rider Yamaha masih belum puas. Bahkan mereka kecewa karena performa V4 jauh dari harapan.
Oleh sebab itu para insinyur Yamaha terus melakukan perbaikan. Sehingga motor mereka dapat diandalkan Quartararo juga Rins buat mengarungi MotoGP 2026.
Jadi keduanya dapat lebih kompetitif, kemudian mampu mengikuti ketatnya persaingan di dalam lintasan.