Apa Benar Uang Bisa Bikin Kita Bahagia?
Sejak lama, kita selalu berdebat tentang apa sebenarnya sumber kebahagiaan kita di dunia. Apakah itu berasal dari hal-hal yang bersifat materi atau dari sisi spiritual? Apakah berkaitan dengan kesehatan fisik, atau justru berasal dari rasa puas secara mental?
Setelah banyak perdebatan dalam memahami makna sumber kebahagiaan, kini profesor psikologi dari University of Chicago, Shigehiro Oishi memiliki pandangannya sendiri. Dalam podcast 10% Happier with Dan Harris, ia membahas bagaimana manusia merasakan kebahagiaan.
Dia menjelaskan bahwa kebahagiaan itu sebenarnya tentang merasa nyaman, aman, dan puas.
“Makna hidup biasanya punya tiga komponen,” kata dia dikutip dari laman Hindustan Times, Rabu 19 November 2025.
Lebih lanjut, Oishi menjelaskan tiga komponen tersebut. Ia mengatakan bahwa makna hidup muncul dari perasaan bahwa kehidupan seseorang itu berarti, punya tujuan yang jelas, dan bahwa dirinya cocok dengan berbagai peran yang dijalani dalam hidup.
“Kamu bisa memaksimalkan kesuksesan pribadi dan meningkatkan kebahagiaanmu. Atau sebenarnya, kamu bisa menurunkan ambisi dan justru meningkatkan kebahagiaan secara keseluruhan,” kata dia/
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ketika membicarakan tujuan hidup, orang cenderung menilainya dari seberapa besar perubahan yang mereka berikan bagi masyarakat luas. Namun, jika seseorang mulai membandingkan dirinya dengan tokoh-tokoh besar dalam sejarah, hal itu justru bisa membuat mereka merasa tidak puas.
Untuk mencapai kebahagiaan yang lebih besar, sang profesor merekomendasikan konsep psychological richness atau kekayaan psikologis.
“Hidup yang kaya secara psikologis adalah hidup yang dipenuhi pengalaman menarik, beragam, dan bisa mengubah cara pandang,” katanya.
Lantas bagaimana cara meningkatkan kebahagiaan? Cara sederhana untuk mencapainya adalah dengan membuka diri pada berbagai pengalaman baru seperti membaca, bepergian, menonton film, hingga mencoba hal-hal berbeda. Semua ini akan membuat hidup terasa seperti rangkaian cerita dan pengalaman penuh warna.
Aspek biologis kebahagiaan
Meskipun sering dianggap sebagai pengalaman psikologis, kebahagiaan juga punya sisi biologis. Ada hormon-hormon tertentu yang memicu rasa bahagia. Melansir laman BBC, ada dua hormon yang sangat berperan dalam menciptakan kebahagiaan yakni dopamin dan oksitosin.
Oksitosin adalah hormon yang memperkuat ikatan dengan orang-orang terdekat. Hormon ini dilepaskan ketika kita berada di dekat orang yang kita sayang misalnya saat mengelus hewan peliharaan, memeluk orang tercinta, bertemu teman yang kita senangi, atau saat sedang dipijat.
Dopamin keluar ketika kita melakukan kegiatan yang menyenangkan, seperti makan makanan favorit, mendapat pujian, mendengarkan musik yang kita suka, dan sebagainya. Setiap kali kita menyelesaikan sebuah tugas dan merasa puas, itu adalah dopamin yang bekerja. Hormon ini juga memberi dorongan untuk mengejar lebih banyak hal yang membuat kita merasa baik.
Oleh karena itu, cobalah rutin melakukan berbagai aktivitas yang bisa memicu kedua hormon ini. Kebiasaan kecil seperti ini bisa membantu meningkatkan rasa bahagia dalam kehidupan sehari-hari.