Kursi Roda Disalahgunakan di Bandara India, Penumpang Disabilitas Rugi

kursi roda, India, india, Kursi Roda Disalahgunakan di Bandara India, Kursi Roda Disalahgunakan di Bandara India, Penumpang Disabilitas Rugi

Fenomena aneh namun memprihatinkan kini terjadi pada penerbangan rute India–Amerika Serikat.

Dalam beberapa bulan terakhir, semakin banyak penumpang sehat yang meminta layanan kursi roda meski mereka tidak membutuhkannya.

Motifnya ternyata sederhana. Mereka ingin melewati antrean panjang, mendapatkan prioritas boarding, dan menghindari berjalan jauh di bandara.

Situasi ini begitu parah hingga banyak orang di media sosial menyindir bahwa “30 persen penumpang mendadak menjadi disabilitas saat tiba di gate.” Di internet, fenomena ini bahkan dijuluki wheelchair mafia.

Akibatnya, penumpang yang benar-benar membutuhkan layanan ini justru tertunda mendapatkan bantuan. Staf maskapai kelabakan dan proses operasional menjadi kacau.

Air India: Mayoritas pengguna terlihat sehat

Air India mengaku sedang menghadapi lonjakan permintaan kursi roda yang tidak wajar. Menurut staf di lapangan, sebagian besar permintaan datang dari penumpang yang terlihat benar-benar fit.

“Ini tidak adil dan merupakan penyalahgunaan sistem,” ujar seorang staf Air India.

Yang membuat masalah semakin pelik, aturan di India tidak mewajibkan penumpang menunjukkan bukti medis untuk menggunakan kursi roda. Alhasil, siapa pun bisa mengajukan permintaan tanpa batasan.

Jadi isu nasional

Isu ini makin mencuat setelah sebuah video viral yang memperlihatkan antrean panjang penumpang India duduk di kursi roda di sebuah bandara luar negeri.

Video itu diunggah pertama kali oleh pengguna X (Twitter) asal China. Ia mengklaim bahwa pada beberapa rute India–AS, jumlah pengguna kursi roda bisa mencapai 80 persen.

Video tersebut kembali dibagikan oleh pengguna dari India yang mengatakan bahwa hampir 30 persen penumpang rute India–AS kini meminta layanan tersebut, padahal kebanyakan masih mampu berjalan.

Regulator mulai bergerak

Menurut laporan CNBC-TV18, permintaan kursi roda di bandara-bandara besar India meningkat drastis dan menjadi perhatian khusus bagi Air India.

Sebagian memang benar-benar membutuhkan bantuan karena faktor usia atau kondisi medis, tetapi sebagian besar diduga memanfaatkannya untuk kenyamanan pribadi.

Sumber internal menyebutkan bahwa Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (DGCA) sedang meninjau meningkatnya permintaan ini dan tengah mempertimbangkan pedoman baru demi alasan keamanan dan keadilan.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.