Marcus Rashford Betah Hidup Low Profile di Barcelona, Tak seperti di Manchester
Marcus Rashford kini menikmati karier yang jauh lebih tenang di Barcelona. Di sisi lain, Manchester United justru disebut mulai menjalankan rencana transfer jangka panjang untuk sang penyerang.
Rashford hengkang ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Ia dipinjamkan selama satu musim setelah Ruben Amorim mencoretnya dari skuad utama MU. Situasi itu membuat masa depan Rashford di Old Trafford semakin buram.
Padahal Rashford adalah putra asli Manchester. Ia masuk akademi MU sejak usia tujuh tahun dan tumbuh menjadi idola publik Old Trafford. Namanya tak hanya besar di Manchester, tetapi juga di panggung internasional.
Namun hubungannya dengan Amorim memburuk. Peminjaman ke Aston Villa menjadi sinyal pertama bahwa Rashford siap meninggalkan klub masa kecilnya. Kini, bersama Barcelona, Rashford justru menemukan kenyamanan baru.
Laporan The Times menyebut Rashford menikmati kehidupan yang lebih “sunyi” di Catalunya.
“Di klub barunya, Rashford disebut lebih pemalu dan tertutup. Kedatangannya pada Agustus lalu pun terlihat sengaja dibuat low profile,” tulis The Times.
Mereka menambahkan bahwa Rashford memang menginginkan suasana yang lebih tenang, tanpa sorotan besar seperti saat menjadi bintang di Inggris. Di Barcelona, spotlight justru tertuju pada Lamine Yamal, wonderkid remaja yang menjadi pusat perhatian publik Spanyol.
Meski MU disebut sedikit “iri” melihat performa Rashford di La Liga, pihak klub kabarnya tidak panik. Sebaliknya, mereka justru melihat rencana jangka panjang mulai berjalan.
Barcelona memiliki opsi pembelian senilai £26 juta dalam kontrak peminjaman Rashford. Dengan performanya yang terus menanjak, peluang Barca menebus klausul tersebut semakin besar.
Rashford tampil impresif di awal musim bersama Blaugrana. Ia sudah mencatat 13 kontribusi gol dalam 16 laga. Barcelona sendiri kini berada di peringkat kedua klasemen Liga Spanyol, tertinggal tiga poin dari Real Madrid.