Dua Momen Tak Terlupakan Janice Tjen
Petenis Indonesia, Janice Tjen, mengungkapkan dua momen paling berkesan di sepanjang kariernya sejauh ini.
Janice Tjen mengalami lesatan performa hebat sepanjang tahun 2025 ini. Pada 2024, petenis kelahiran Jakarta 23 tahun silam ini berada di luar 500 besar dunia.
Siapa sangka dalam rentang satu tahun, Janice Tjen kini sudah menduduki ranking 53 WTA (Women's Tennis Association).
Lonjakan peringkat tersebut jelas tak lepas dari performa apik Janice Tjen dalam ajang ITF, di mana dia memenangi total 13 gelar juara disertai catatan 100 kemenangan dan 13 kekalahan di berbagai level.
Janice Tjen sendiri mengaku tak percaya bisa mengalami perkembangan pesat dalam karier tenisnya.
“Ada dua sih selama ini,” tutur Janice Tjen kala ditanya tentang momen spesial dalam karier tenisnya, dalam sebuah acara talkshow di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (15/11/2025).
“Yang paling dekat pastinya main di US Open. Awalnya kan juga enggak nyangka maksudnya untuk bisa masuk US Open di kualifikasinya."
"Udah senang masuk kualifikasi, untuk bisa masuk di babak utama itu udah senang banget,” ujar Janice Tjen.
Ya, nama Janice Tjen kemudian kian diperhitungkan kala mentas di US Open 2025 pada Agustus silam. Ia merangkak dari kualifikasi hingga menembus babak utama.
Janice Tjen terus melaju dan mengalahkan petenis yang masuk ranking 50 besar dunia Veronika Kudermetova di babak pertama US Open 2025.
"Dan menang di babak utama itu dan lawannya kan hasilnya bagus juga. Dia baru saja masuk semifinal di salah satu major event WTA juga,” ujar Janice Tjen.
Petenis Indonesia, Janice Tjen, tengah ketika berbincang dalam sebuah acara talkshow di Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (15/11/2025).
Langkah Bersejarah di US Open 2025
Janice Tjen membuat langkah bersejarah dengan masuk babak kedua US Open 2025. Ia merupakan petenis putri pertama Indonesia sejak Angelique Widjaja yang mampu memenangi laga di babak utama turnamen grand slam.
Angelique Widjaja melakukannya di ajang Wimbledon pada 2003 silam.
Lesatan Janice Tjen tak berhenti di situ. Ia kemudian sempat menembus final ajang WTA 250 Sao Paulo Open 2025.
Cuma kala itu gelar juara gagal dibawa pulang lantaran Janice Tjen takluk di hadapan petenis Perancis, Tiantsoa Rakotomanga Rajaonah.
Kekecewaan itu menjadi bahan bakar Janice Tjen untuk memperbaiki diri. Hasilnya, petenis yang mempelajari ilmu sosiologi di bangku universitas itu meraih dobel gelar di ajang WTA 250 Chennai Open awal November ini.
Janice Tjen meraih juara di nomor tunggal dan ganda WTA 250 Chennai Open 2025. Ketika bermain ganda, ia berpasangan dengan petenis Indonesia lain, Aldila Sutjiadi.
“Karena sebelumnya udah masuk final (Sao Paulo Open 2025) kalah itu sedihnya luar biasa, tapi akhirnya bisa menutup season dengan gelar WTA 250,” ujar Janice Tjen.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.