Dukungan Tak Terduga di Pakansari Buat Pelatih Mali U23 Terkejut
Pelatih Mali U23, Fousseni Diawara, memberikan perhatian khusus pada atmosfer yang muncul saat laga uji coba kontra Timnas U22 Indonesia di Stadion Pakansari, Cibinong.
Menurutnya, dukungan suporter dalam pertandingan yang bergulir pada Sabtu (16/11/2025) malam WIB tersebut memberikan kesan berbeda.
Walau pertandingan berlangsung di markas Indonesia, teriakan untuk Mali muncul pada babak kedua, terutama saat injury time ketika tim tamu mencetak gol.
Diawara menyebut dukungan dari komunitas Mali bukan hal baru, karena menurutnya pendukung Mali akan selalu hadir meskipun jumlahnya sedikit.
Namun, ia tidak menduga ada suporter tuan rumah ikut memberi dukungan kepada Mali. Situasi itu membuatnya terkejut sekaligus senang, apalagi timnya meraih hasil positif.
“Pertama-tama, saya ingin bicara soal para pendukung. Suporter Mali selalu siap melakukan apa pun untuk mendukung tim mereka,” ujar Diawara.
“Kami sangat jauh dari Mali, tetapi ada komunitas Mali yang tinggal di sini,” tuturnya.
Lumrah bagi Diawara untuk terheran, mengingat Mali dan Indonesia terpisah jarak sekitar 12.998 kilometer.
Mali Kuasai Laga sejak Gol Cepat
Pada pertandingan uji coba leg pertama tersebut, Mali menang 3-0 atas Timnas U22 Indonesia.
Gol cepat dari Sekou Doucoure pada menit kelima memberi dorongan besar bagi para pemain.
Hasil itu kemudian diperkuat oleh gol Wilson Samake pada menit ke-53 dan gol Maoulaye Haidara pada masa injury time.
Diawara menilai gol cepat membantu timnya mengontrol permainan dengan lebih percaya diri.
Para pemain menurutnya bisa menjaga ritme dan menjalankan instruksi teknis dengan baik hingga laga selesai.
Pelatih Mali Puas dengan Hasil Laga
Pelatih tim nasional U22 Mali, Fousseni Diawara, saat konferensi pers setelah laga melawan Timnas U22 Indonesia pada Uji Coba laga di Stadion Pakansari, Sabtu (15/11/2025).
Kemenangan telak tersebut menjadi modal penting bagi Mali U23 dalam rangkaian persiapan mereka.
Meski uji coba ini tidak terkait langsung dengan agenda FIFA Matchday November, laga tersebut memberikan ruang evaluasi untuk skuat muda Les Aigles.
Diawara menyebut timnya memanfaatkan momentum untuk memperbaiki transisi permainan sekaligus menjaga mentalitas pemain selama jadwal uji coba di luar kandang.
“Saya sangat puas dengan pertandingan ini. Kami beruntung bisa mencetak gol sangat cepat,” ujar Diawara kepada media.
“Itu membuat kami bisa langsung masuk ke pertandingan dan mendapatkan kepercayaan diri,” ucapnya.
Dukungan tak terduga dari tribun Pakansari serta hasil positif di lapangan membuat malam itu menjadi pengalaman berbeda bagi Mali U23.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.