Fakta Kartu Merah Cristiano Ronaldo di Laga Irlandia Vs Portugal
Megabintang timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, menerima kartu merah saat negaranya tumbang 0-2 kala menghadapi Republik Irlandia pada Kamis (13/11/2025) atau Jumat dini hari WIB.
Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Irlandia vs Portugal di Dublin berakhir dengan skor 2-0 bagi tuan rumah.
Cristiano Ronaldo mendapat kartu merah setelah menyikut bek Dara O'Shea dalam insiden tanpa bola.
Wasit meningkatkan kartu kuning yang awalnya diberikan kepada Ronaldo menjadi kartu merah setelah melihat monitor VAR.
Berikut adalah fakta-fakta kartu merah Ronaldo pada laga tersebut:
Kartu merah pertama di level internasional
Cristiano Ronaldo akhirnya mendapatkan kartu merah saat membela timnas Portugal. Ronaldo pertama tampil bagi Portugal sebagai pemain berusia 18 tahun pada laga kontra Kazakhstan, 20 Agustus 2003.
Ia melewati 225 penampilan di level internasional tanpa pernah mendapat kartu merah sebelum sekarang.
Kartu merah ke-14 sepanjang karier
Ini merupakan kartu merah ke-14 yang pernah diterima Ronaldo sepanjang kariernya. Ia pernah diusir wasit 13 kali di level klub. Kartu merah pertama yang ia terima sepanjang kariernya adalah saat membela Manchester United melawan Aston Villa pada Mei 2004.
Korban kartu merah ketiga beruntun
Republik Irlandia selalu berhasil membuat lawan-lawan mereka terprovokasi. Ronaldo adalah pemain tim tamu ketiga beruntun yang mendapat kartu merah saat bermain di hadapan suporter tuan rumah di Stadion Aviva, Dublin.
Penyerang timnas Portugal Cristiano Ronaldo menyerahkan ban kapten kepada Bernardo Silva (kiri) sebelum ia meninggalkan lapangan setelah menerima kartu merah langsung pada laga kualifikasi Grup F Piala Dunia 2026 antara Irlandia dan Portugal di Stadion Aviva di Dublin pada 13 November 2025.
Sebelum ini, Roland Salli menerima kartu merah bagi Hongaria dan Tigran Barseghyan juga menerima nasib sama saat memperkuat Armenia.
Sempat mengumpat ke pelatih lawan
Ronaldo kedapatan kamera menepukkan tangan dan menaikkan kedua jempolnya kepada fans tuan rumah sebagai gestur sarkastik setelah mendapat kartu merah.
Ia pun sempat berbicara dengan pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson, saat berjalan keluar lapangan.
"Ia (Ronaldo) memuji saya karena berhasil memberi tekanan kepada wasit," ujar pelatih Irlandia tersebut seusai laga.
"Padahal aksinya di lapangan yang membuatnya dapat kartu merah. Tak ada hubungannya dengan saya, kecuali saya masuk ke kepala dia."
Akan menjalani skorsing
Ronaldo bakal menjalani skorsing wajib satu laga setelah mendapat kartu merah yakni pada laga kontra Armenia pada Ahad (16/11/2025). Kemenangan akan mengantar Portugal langsung ke Piala Dunia 2026.
Nah, Ronaldo berpotensi mendapatkan dua laga tambahan bila komite disiplin FIFA menganggap pelanggaran Ronaldo itu termasuk "violent conduct".
Artinya, ia akan menjalani skorsing ini di fase grup Piala Dunia 2026 jika Portugal lolos langsung karena skorsing tak dapat dijalani di laga persahabatan.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.