Cristiano Ronaldo Dapat Kartu Merah, Pelatih Irlandia Hallgrimsson: Bodoh!

Hallgrimsson
Hallgrimsson

 Cristiano Ronaldo mendapat kartu merah pertamanya selama membela Timnas Portugal. Hukuman tersebut didapatkan CR7 saat Portugal menghadapi Irlandia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis 13 November 2025 malam waktu setempat.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Aviva tersebut, Timnas Portugal harus mengakui keunggulan Irlandia dengan skor 0-2.

Troy Parrott tampil gemilang dengan memborong dua gol di babak pertama. Saat berusaha mengejar ketertinggalan di babak kedua, Ronaldo malah mendapat kartu merah di menit ke-62.

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo

Bintang Al-Nassr diusir wasit setelah menyikut Dara O’Shea. Awalnya, wasit Glenn Nyberg hanya memberikan kartu kuning. Ronaldo bahkan terlihat mengejek O’Shea dengan gestur menangis. Namun setelah wasit mengecek VAR, kartu kuning itu dialihkan menjadi kartu merah.

Akibatnya, Ronaldo dipastikan absen dalam pertandingan kualifikasi terakhir Portugal melawan Armenia pada Minggu mendatang. Situasi ini memperumit langkah Portugal karena posisi mereka menuju Piala Dunia masih belum sepenuhnya aman.

Usai pertandingan, Pelatih Irlandia, Heimir Hallgrimsson membantah tuduhan bahwa dirinya menjadi penyebab kartu merah Ronaldo. Pelatih asal Islandia itu mengungkapkan bahwa sang pemain sempat menyalahkannya karena dianggap memberi tekanan kepada wasit.

"Dia memuji saya karena memberi tekanan pada wasit, tetapi dengar, itu tidak ada hubungannya dengan saya, tindakannya di lapanganlah yang membuatnya mendapat kartu merah," ujar Hallgrimsson, dikutip dari Metro, Jumat 14 November 2025.

“Itu tidak ada hubungannya denganku, kecuali aku yang mengganggu pikirannya,” sambungnya.

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo vs Pemain Irlandia

Kapten Portugal, Cristiano Ronaldo vs Pemain Irlandia

Hallgrimsson menambahkan bahwa Ronaldo sempat berbicara kepadanya saat berjalan meninggalkan lapangan.

“Dia mengatakan itu kepada saya ketika saya sedang berjalan. Dia bilang itu tindakan yang cerdas. Dia menyalahkan wasit atau siapa pun atas hal ini, tetapi itu adalah keputusan bodohnya untuk menyerang pemain kami,” tegasnya.