Timnas U22 Vietnam Kalahkan China, Isyarat Kejayaan SEA Games 2019 Terulang?
Timnas U22 Vietnam membuka Panda Cup 2025 dengan hasil positif setelah mengalahkan tuan rumah China dengan skor 1-0 pada Rabu (12/11/2025).
Gol tunggal striker Minh Phuc memastikan tiga poin pertama bagi skuad asuhan Dinh Hong Vinh pada laga pembuka turnamen mini yang juga melibatkan timnas U22 Korea Selatan dan timnas U22 Uzbekistan tersebut.
Hasil ini menempatkan Vietnam di posisi kedua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Korea U22.
Meski demikian, kemenangan ini memberikan dorongan moral bagi tim menuju dua target utama: SEA Games 33 dan Piala Asia U23 2026.
Pelatih Dinh Hong Vinh menegaskan pentingnya hasil ini.
"Kemenangan atas U22 China menjadi dorongan besar secara mental, membantu kami lebih percaya diri menghadapi target selanjutnya," ujarnya seperti dikutip dari media lokal mereka, The Thao 247.
Momen Bersejarah Terulang Setelah Enam Tahun
Menurut media sama, kemenangan di Panda Cup 2025 memiliki makna khusus bagi Vietnam.
Ini adalah pertama kalinya dalam enam tahun mereka kembali mengatasi China di level U22.
Terakhir kali hal itu terjadi pada 2019, ketika tim asuhan Park Hang-seo menang 2-0 lewat dwigol Nguyen Tien Linh—hasil yang kemudian mengguncang sepak bola China hingga membuat pelatih Guus Hiddink mundur dari jabatannya.
Menariknya, kemenangan pada 2019 itu menjadi awal rangkaian tujuh laga tak terkalahkan yang dituntaskan dengan pencapaian historis: gelar SEA Games kedua Vietnam dan yang pertama bagi mereka sebagai negara bersatu.
Sebelumnya, Vietnam Selatan memenangkan medali emas SEA Games pada 1959.
Lebih menyayat, medali emas itu datang setelah Vietnam mengalahkan Indonesia 3-0 di final yang berlangsung di Stadion Rizal Memorial, Manila.
Para pemain Timnas Vietnam merayakan kemenangan atas Indonesia usai laga final sepak bola SEA Games 2019 yang digelar di Stadion Rizal Memorial, Filipina, Selasa (10/12/2019) malam. Vietnam berhasil meraih medali emas sepak bola SEA Games setelah menundukkan Indonesia dengan skor 3-0.
Hasil tersebut menjadi kekalahan terbesar Indonesia pada final SEA Games sepanjang sejarah.
Laga pamungkas tersebut juga akan selalu dikenang setelah cedera yang menimpa Evan Dimas setelah diinjak bek Vietnam, Doan van Hau, sehingga ia harus ditarik keluar pada menit ke-20.
Modal Positif Menuju SEA Games 33
Kemenangan atas China membuat publik Vietnam melihat hasil tersebut sebagai pertanda positif menjelang turnamen multievent terbesar kawasan tersebut.
Jelang SEA Games 33 yang akan berlangsung di Thailand, U22 Vietnam datang dengan fondasi kuat.
Sebelum Panda Cup, mereka menjuarai Piala AFF U22 di Gelora Bung Karno dan telah mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U23 2026.
Pencetak gol tunggal ke gawang China, Minh Phuc, menegaskan tekad tim.
"Menghadapi tuan rumah pada laga pembuka sangat sulit, tetapi tim menunjukkan determinasi demi lambang di dada dan kami berhasil," ujarnya.
Dengan sejumlah hasil positif dan narasi sejarah yang kembali terulang, U22 Vietnam kini melangkah dengan kepercayaan diri tinggi dalam ambisi mereka memburu medali emas SEA Games 33.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.