Fakta-Fakta Bobibos Bahan Bakar Jerami Buatan Anak Bangsa, Bisa Dibeli di Mana dan Berapa Harganya?

Ilustrasi BBM
Ilustrasi BBM

 Di tengah meningkatnya kebutuhan energi dan isu harga BBM, muncul inovasi baru yang menarik perhatian publik, yaitu Bobibos. Bahan bakar nabati ini digadang-gadang sebagai solusi masa depan energi Indonesia yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. 

Diciptakan sepenuhnya oleh anak bangsa, Bobibos disebut hasil riset selama lebih dari 10 tahun dan dikembangkan menggunakan sumber daya alam lokal.

Inovasi ini menjadi sorotan karena hadir di saat Indonesia tengah mencari alternatif energi untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor minyak dan memperkuat ketahanan energi nasional. 

Namun di balik popularitasnya, ada sejumlah fakta menarik yang perlu diketahui tentang Bobibos, mulai dari siapa penciptanya, bagaimana proses risetnya, hingga bagaimana tanggapan pemerintah terhadap produk ini.

Berikut fakta-fakta menarik tentang Bobibos, sebagaimana dirangkum pada Kamis, 13 November 2025.

Ilustrasi BBM Bobibos

1. Asal Mula Bobibos 

Nama Bobibos berasal dari kepanjangan Bahan Bakar Original Buatan Indonesia. Sesuai namanya, bahan bakar ini sepenuhnya dikembangkan di dalam negeri melalui riset panjang selama lebih dari satu dekade.

Diciptakan oleh Ikhlas Thamrin dan timnya, Bobibos memanfaatkan tanaman lokal yang tumbuh subur di berbagai wilayah Indonesia. Inovasi ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju kemandirian energi nasional.

“Setelah lebih dari 10 tahun riset mandiri, akhirnya kami menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah,” kata Ikhlas.

2. Terbuat dari Jerami

Dikutip dari Antara, Bobibos diketahui telah diproses melalui bioenergi serta suntikan serum khusus, di mana jerami diubah menjadi bahan bakar performa tinggi, yang setara dengan Research Octane Number (RON) 98 dan ramah lingkungan. Selain itu, Bobibos diklaim mampu menekan emisi gas buang hingga mendekati nol, sehingga menjadi lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar fosil.

Bobibos dikembangkan dalam dua jenis bahan bakar utama, yaitu bensin nabati dan solar nabati. Kedua varian ini diklaim memiliki performa setara dengan bahan bakar fosil konvensional, namun berasal dari bahan alami yang bisa diperbarui.

Menariknya, bahan baku Bobibos ini disebut tidak mengganggu ketahanan pangan karena memanfaatkan tanaman non-pangan dan lahan pertanian yang dikelola secara berkelanjutan.

Halaman Selanjutnya
3. Diklaim Punya Oktan Setara Pertamax Turbo
Halaman Selanjutnya