Panas! Usai Batalkan Pertarungan, Jake Paul Sebut Gervonta Davis Sampah Berjalan

Jake Paul saat sukses kalahkan Mike Tyson
Jake Paul saat sukses kalahkan Mike Tyson

 Dunia tinju hiburan kembali diguncang kabar panas. Jake Paul resmi membatalkan duel eksibisi melawan Gervonta “Tank” Davis, setelah petinju asal Amerika Serikat itu tersandung kasus hukum serius yang melibatkan kekerasan dan penyekapan terhadap mantan kekasihnya.

Pertarungan yang dijadwalkan berlangsung di Miami pada 14 November itu sejatinya menjadi salah satu laga paling dinanti di dunia hiburan dan olahraga.

Meski hanya berstatus ekshibisi dan tidak masuk rekor profesional, duel itu digadang-gadang bakal menyedot perhatian besar karena mempertemukan dua figur kontroversial, YouTuber yang bertransformasi jadi petinju versus bintang kelas ringan yang dikenal dengan gaya agresifnya.

Namun, semua rencana itu berantakan setelah Davis dilaporkan ke polisi atas tuduhan penganiayaan, penyekapan, dan percobaan pembunuhan oleh mantan pasangannya, Courtney Rossel.

Dalam berkas pengaduan yang beredar di media AS, Rossel menuding Davis menyerangnya di tempat kerja pada 27 Oktober lalu dan mengaku telah mengalami kekerasan fisik berulang.

Akibat kasus itu, Most Valuable Promotions (MVP) promotor yang menaungi Jake Paul memutuskan untuk membatalkan pertarungan.

“Kami memilih untuk menangani situasi ini secara bertanggung jawab. Acara tersebut tidak akan dilanjutkan, namun Jake Paul tetap dijadwalkan tampil di event besar Netflix pada 2025,” ujar CEO MVP, Nakisa Bidarian, dalam pernyataan resmi.

Jake Paul tak bisa menyembunyikan kemarahannya. Dalam unggahan di media sosial, ia menyebut Davis sebagai sosok yang tidak pantas dihormati.

“Bekerja dengannya adalah mimpi buruk. Ketidakhadirannya di latihan, sikap tidak profesional, hingga tuduhan kekerasan dan penahanan seseorang. Jika Anda mendukungnya, berarti Anda mendukung dosa paling menjijikkan,” tulis Paul dengan nada emosional.

Sementara itu, kubu Davis mencoba menangkis tuduhan tersebut. Pelatihnya, Calvin Ford, menilai laporan itu sebagai “omong kosong” dan meminta publik tidak terburu-buru menghakimi. Meski begitu, hingga kini Davis belum memberikan pernyataan langsung.

Kasus ini pun membuat reputasi “Tank” Davis makin terpuruk. Ia sebelumnya juga pernah terseret masalah hukum serupa pada 2020, meski sempat berakhir dengan penyelesaian damai di luar pengadilan.

Di sisi lain, rumor pengganti Gervonta Davis langsung bermunculan. Nama Ryan Garcia sempat disebut sebagai calon lawan baru, namun segera dimentahkan oleh promotor Oscar De La Hoya.

“Ryan bertarung untuk DAZN, sedangkan Jake Paul untuk Netflix. Secara kontrak itu tidak mungkin terjadi,” tegas De La Hoya.

Sementara itu, promotor ternama Eddie Hearn membuka peluang duel mengejutkan antara Jake Paul dan mantan juara dunia kelas berat, Anthony Joshua.

“Tinggal beri tahu saja kapan dan di mana,” kata Hearn kepada iFL TV sambil tertawa, meski tak sepenuhnya menutup kemungkinan.

Meski begitu, Joshua sendiri dikabarkan tengah fokus pada rencana comeback besar pada Februari tahun depan. “Saat ini kami bekerja menuju jadwal Februari, tapi dalam tinju, tak ada yang pasti,” ujar Hearn menambahkan.

Dengan pembatalan ini, masa depan pertarungan Jake Paul di akhir tahun dipastikan tertunda. Namun, satu hal jelas — kontroversi masih menjadi bahan bakar utama karier sang YouTuber yang kini mantap menapaki jalur profesional di dunia tinju.