Hasil Jepretan Kamera Bisa Membawa Perubahan

Ilustrasi fotografer.
Ilustrasi fotografer.

 Sebuah foto bisa lebih dari sekadar gambar. Dalam sekejap, hasil jepretan kamera mampu menggugah emosi, menyampaikan pesan, bahkan menggerakkan perubahan. Dari balik lensa, seseorang bisa menuturkan kisah tentang kehidupan, perjuangan, dan harapan yang mungkin tak terucap dengan kata-kata.

Taman Safari Indonesia (TSI) memahami betul kekuatan visual ini. Selama lebih dari tiga dekade, lembaga konservasi tersebut konsisten menggelar International Animal Photo & Video Competition (IAPVC), ajang bergengsi yang mempertemukan kreativitas dan kepedulian lingkungan dalam satu bingkai besar: pelestarian satwa dan alam.

Tahun ini, TSI menutup rangkaian IAPVC ke-34 melalui malam penghargaan Awarding Night yang digelar di MGP Space, SCBD Jakarta, pada Sabtu kemarin. Mengusung tema “The Picture of Nature’s Secret”, acara ini menjadi wadah apresiasi bagi para kreator visual yang berhasil menangkap “rahasia” alam lewat foto dan video penuh makna.

Lomba yang telah menjadi tradisi tahunan Taman Safari ini mencatat capaian mengesankan. IAPVC 2025 berhasil menghimpun 26.291 karya dari 9.115 peserta, meningkat 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ini disebut mencerminkan kesadaran publik yang semakin tinggi terhadap isu konservasi, sekaligus bukti bahwa kamera dan ponsel kini menjadi alat ampuh untuk menyuarakan kepedulian lingkungan.

“Karya para peserta mengingatkan kita bahwa konservasi bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tapi gerakan bersama yang lahir dari kreativitas dan kepedulian,” ujar Aswin Sumampau, Presiden Direktur Taman Safari Indonesia, dikutip dari keterangan resmi, Minggu 9 November 2025.

Sementara itu, fotografer senior Arbain Rambey, yang turut menjadi juri, menilai karya peserta tahun ini semakin matang dalam bercerita. “Bukan hanya soal keindahan gambar, tapi tentang keberanian untuk menyentuh hati orang lain,” tuturnya.

Grand Prize tahun ini diraih oleh Adhitiya Wibhawa lewat potret dramatis seekor elang yang memancarkan kekuatan dan ketenangan alam liar. Dengan pencahayaan kontras dan komposisi yang kuat, karya itu dianggap sebagai simbol harmoni antara manusia dan alam.

Lebih dari sekadar ajang kompetisi, IAPVC membuktikan bahwa setiap hasil jepretan kamera punya daya untuk membawa perubahan.