Sambut Libur Nataru, PLN Siapkan 4.500 SPKLU dengan Tarif Kompetitif

 Persiapan menghadapi libur Natal dan tahun baru sudah mulai dilakukan berbagai pihak. Salah satunya adalah PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN yang bertanggung jawan untuk menyediakan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Perusahaan pelat merah ini mengaku telah menyiapkan sedikitnya 4.500 SPKLU di seluruh Indonesia buat melayani pemilik kendaraan listrik yang berpergian.

"Kami sudah menyiapkan 4.500 SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia untuk kesiapan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik," ungkap Adi Priyanto, Direktur Retail dan Niaga PLN.

Fasilitas ini dipercaya dapat membantu pemilik mobil listrik dalam beraktvitas saat menggunakan kendaraanya. Karena mereka bisa mengisi daya sesuai kebutuhan dengan cepat.

SPKLU

"Lokasinya kami prioritaskan di rest area, pelabuhan, bandara, serta kawasan wisata. Tujuannya agar pengguna mobil listrik tidak mengalami kesulitan mencari SPKLU terdekat," ujar Adi.

PLN juga menyiagakan petugas teknis di berbagai lokasi SPKLU agar pelayanan pengisian daya tetap optimal selama masa puncak mobilitas masyarakat.

Untuk tarif pengisian, PLN memberlakukan harga sebesar Rp 2.466 per kilowatt hour (kWh). Biaya tersebut disesuaikan dengan kapasitas charger dan kemampuan baterai masing-masing kendaraan.

"Tidak semua mobil listrik bisa menerima daya besar. Tapi untuk kendaraan berkapasitas tinggi itu dengan baterai 100 kWh dan kapasitas pengisian 200 kW, waktu pengisian dari 20 persen hingga penuh hanya butuh kurang dari setengah jam," kata Adi.

Tak hanya itu, mereka juga telah menyediakan layanan berupa SPKLU Berjalan buat membantu pemilik kendaraan listrik yang kehabisan daya di tengah perjalanan.

Layanan darurat ini dapat diakses melalui call center PLN Mobile, yang akan membantu pengguna kendaraan listrik jika mengalami kendala di perjalanan.

SPKLU di Jakarta bakal terus ditambah

"Kami sudah menyiapkan titik-titik khusus untuk melayani keadaan darurat di jalan tol. Tapi kami mengimbau agar pengguna EV tetap merencanakan perjalanan dengan baik agar tidak kehabisan daya di tengah jalan," jelasnya.

Ia pun mengungkap bahwa saat ini jumlah kendaraan listrik roda empat di Indonesia telah mencapai sekitar 98.000 unit. Angka tersebut diperkirakan meningkat menjadi 130.000 unit pada tahun 2026.