Apple Diam-Diam Bakal Pakai AI Google untuk Siri Terbaru

Setelah bertahun-tahun berusaha membangun sistem AI sendiri, Apple tampaknya akhirnya “menyerah”. Laporan terbaru mengungkap bahwa Siri versi baru yang akan hadir di iOS 26.4 justru akan berjalan dengan tenaga dari model AI milik Google, yaitu Gemini. Namun, semua itu akan berlangsung secara diam-diam.

Apple Siri Pakai AI Google

Siri Bakal Jalankan AI Google Versi “Khusus”

Kabar ini dibeberkan oleh Mark Gurman dari Bloomberg. Disebut kalau Apple membayar Google untuk membuat versi khusus Gemini yang akan dijalankan di server cloud pribadi milik Apple. Model ini akan menjadi otak di balik Siri generasi berikutnya, yang disebut bakal jauh lebih pintar dan kontekstual dibanding versi sebelumnya.

Menariknya, Apple dikabarkan sempat menguji model lain, seperti Claude dari Anthropic, dan hasilnya Claude dinilai lebih baik dari Gemini. Tapi karena hubungan bisnis Apple dan Google sudah lama terjalin—terutama lewat kesepakatan mesin pencari default. Apple akhirnya memilih Google karena dinilai lebih menguntungkan secara finansial.

Tapi tidak seperti smartphone Andorid, nantinya publik tidak akan menemukan logo atau nama “Gemini” di mana pun. Siri baru akan tetap diklaim sebagai hasil inovasi Apple sendiri, tanpa menyebut keterlibatan Google sedikit pun.

Peningkatan AI Apple Bakal Signifikan di iOS 27 dan iPadOs 27

Selain itu, Apple juga tengah menyiapkan pembaruan besar lain lewat iOS 27 dan iPadOS 27, yang dijadwalkan meluncur pada September 2026 bersamaan dengan seri iPhone 18. Sistem operasi tersebut akan membawa peningkatan signifikan pada Apple Intelligence, serta memperluas strategi AI perusahaan secara keseluruhan.

ios 27 dan iPados 27

Belum ada rincian apa saja peningkatan yang dimaksud, tetapi banyak pihak menilai Apple memang perlu bergerak cepat. Di saat Google, OpenAI, dan bahkan Samsung terus melaju dengan ekosistem AI masing-masing, Apple selama ini terlihat lebih lambat dalam merespons tren.

Jika kabar ini benar, keputusan bekerja sama diam-diam dengan Google mungkin jadi kompromi paling realistis untuk Apple. Lagipula, sepertinya pengguna tidak begitu peduli siapa sebenarnya yang ada di balik “kecerdasan” Siri, selama hasilnya benar-benar terasa?

Sumber