Top 5+ Fakta KTP WNA Asal Israel yang Viral, Disdukcapil Cianjur Pastikan Palsu

Cianjur, dispendukcapil, KTP palsu, ktp wna, KTP WNA Israel, 5 Fakta KTP WNA Asal Israel yang Viral, Disdukcapil Cianjur Pastikan Palsu, 1. KTP WNA Israel Beralamat di Cianjur, 2. Disdukcapil Cianjur Tegaskan KTP Aron Geller Palsu, 3. Bupati Cianjur Pastikan Tidak Ada Data Atas Nama AG, 4. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Pengecekan Fakta, 5. Disdukcapil Perketat Prosedur dan Ingatkan Masyarakat

Jagat media sosial digemparkan oleh beredarnya foto Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik atas nama seorang warga negara asing (WNA) asal Israel yang beralamat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dalam kartu tersebut, tertera nama Aron Geller, dengan keterangan status menikah, profesi wiraswasta, dan bahkan tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Kabar tentang KTP warga Israel di Cianjur itu pertama kali beredar di media sosial melalui sejumlah akun, salah satunya akun Instagram @inf_official00.

Unggahan itu menampilkan foto KTP dan informasi lengkap mengenai identitas pribadi Aron Geller (AG). Hingga Senin (27/10/2025), unggahan tersebut telah disukai 17.900 kali, dibagikan 4.158 kali, dan mendapat 2.339 komentar dari warganet.

Berikut 5 fakta di balik viralnya KTP WNA Israel di Cianjur:

1. KTP WNA Israel Beralamat di Cianjur

Dalam unggahan yang beredar, Aron Geller disebut memiliki KTP elektronik (e-KTP) dengan alamat di Kampung Pasirhayam, Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Data dalam KTP itu mencantumkan tanggal lahir Aron di Tel Aviv, Israel, serta menyebut statusnya sebagai warga negara Israel.

Kemunculan foto KTP palsu Aron Geller tersebut langsung menimbulkan kehebohan dan spekulasi publik.

Warganet mempertanyakan keabsahan kartu identitas itu, bahkan muncul narasi bahwa Aron Geller disebut hendak membeli tanah di Cianjur atas nama sendiri dan memiliki paspor Indonesia bersama istrinya.

2. Disdukcapil Cianjur Tegaskan KTP Aron Geller Palsu

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Asep Kusmana Wijaya, memastikan bahwa KTP atas nama Aron Geller tidak pernah diterbitkan oleh pihaknya.

“Setelah kami cek, dapat kami klarifikasi bahwa Disdukcapil Cianjur tidak pernah menerbitkan atau mencetak KTP atas nama yang bersangkutan,” ujar Asep saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon, Senin (27/10/2025).

Menurut Asep, hasil pengecekan melalui Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tidak menemukan data apa pun terkait nama atau nomor induk kependudukan (NIK) yang tercantum di KTP tersebut.

“Kalau ada fisiknya kan bisa dicek chip-nya. Jadi, diduga itu KTP palsu karena tidak ada datanya pada sistem,” tambahnya.

3. Bupati Cianjur Pastikan Tidak Ada Data Atas Nama AG

Menanggapi kabar viral ini, Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian turut memastikan bahwa tidak ada data Aron Geller di sistem nasional Disdukcapil.

“Kami sudah cross check baik sistem dan itu terkoneksi dengan sistem nasional, baik menggunakan nama maupun NIK,” ujar Wahyu kepada wartawan.

“Dan itu tidak ditemukan hasilnya, jadi KTP tersebut palsu, membuat sendiri,” lanjutnya.

Wahyu menegaskan, tidak ada satu pun Disdukcapil di Indonesia yang mengeluarkan KTP atas nama warga Israel tersebut.

“Disdukcapil di Kabupaten Cianjur dan Disdukcapil manapun tidak ada yang mengeluarkan KTP itu,” tegasnya.

4. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Pengecekan Fakta

Mengetahui kabar viral ini, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi langsung turun tangan dan meminta pemerintah daerah serta Disdukcapil Cianjur untuk memverifikasi fakta di lapangan.

“Nanti kami cek data ya, dari mana asalnya. Saya tidak boleh menyimpulkan sebelum mengetahui fakta-fakta yang asal-muasalnya,” kata Dedi Mulyadi di Bandung, Minggu (26/10/2025).

Bahkan, melalui unggahan media sosialnya, Dedi memperlihatkan dirinya bersama Bupati Cianjur saat memastikan bahwa KTP atas nama Aron Geller tersebut adalah hasil rekayasa alias palsu.

“Ini saya bersama Bupati Cianjur, kami pastikan KTP itu palsu,” ujar Dedi dalam video yang diunggahnya.

5. Disdukcapil Perketat Prosedur dan Ingatkan Masyarakat

Meski sudah memastikan KTP WNA Israel itu palsu, Asep Kusmana Wijaya mengingatkan jajarannya untuk lebih teliti dan prosedural dalam memberikan layanan administrasi kependudukan.

“Kami tekankan kawan-kawan di Adminduk untuk senantiasa prosedural dan hanya memproses berkas yang persyaratannya lengkap dan tertib,” ujarnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk mengurus sendiri administrasi kependudukan dan tidak menggunakan jasa calo.

“Mohon prosesnya dilakukan sendiri, jangan menyuruh orang lain,” kata Asep.

Menurutnya, perekaman KTP dapat dilakukan di semua kecamatan, sementara pencetakannya tersedia di sepuluh titik layanan, termasuk di pusat perbelanjaan dan kantor Disdukcapil Cianjur.

Sebagian Artikel Telah Tayang di Kompas.com dengan Judul

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.