SUV Mendominasi Capaian Ekspor Toyota di 2025
Total angka ekspor Toyota dari Indonesia berhasil mencapai rekor tertingginya yakni 3 juta unit pada Oktober 2025.
Perlu diketahui pabrikan asal Jepang itu mulai ekspor kendaraan di 1987, perdana dilakukan ke Brunei Darussalam.
PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengungkapkan, Sport Utility Vehicle (SUV) menjadi kontributor utama.
SUV ini mencakup tiga model andalan Toyota yakni Fortuner, Rush dan Raize.

Dari total ekspor brand Toyota di 218.162 unit, sebanyak 79.558 unit di antaranya adalah SUV.
Di posisi kedua, Multi Purpose Vehicle (MPV) turut menyumbangkan angka yang besar yakni 75.523 unit.
MPV dimaksud mencakup Kijang Innova, Kijang Innova Zenix (mesin bensin), Avanza, Town/Lite Ace serta Veloz.
Urutan ketiga kontribusi ekspor Toyota Indonesia diberikan oleh mobil kecil termasuk Low Cost Green Car (LCGC) yakni Agya dan Yaris Cross, totalnya 47.333 unit.
Ekspor mobil hybrid juga menunjukkan hasil positif. Ada Kijang Innova Zenix Hybrid diekspor 9.269 unit serta Yaris Cross Hybrid di angka 6.479 unit.
Secara keseluruhan, angka ekspor itu jadi catatan positif dan diharapkan bisa terus berkembang lebih baik lagi di masa mendatang.
Sebagai gambaran, per 2024 total ekspor Toyota adalah 166.531 unit. Artinya ada kenaikan sekitar 31 persen sepanjang 2025.
Bicara ekspor mobil hybrid, apabila disandingkan dengan capaian tahun-tahun terdahulu angkanya turut mengalami pertumbuhan yang baik.
Ekspor mobil hybrid Toyota di 2023 adalah 8.700 unit, tetapi kemudian naik menjadi 18.700 unit di 2024.

Untuk sementara ini sampai September 2025 ekspor mobil hybrid Toyota 15.748 unit.
Jika mengingat target ekspor lini elektrifikasi Toyota yaitu 20 ribu unit di akhir tahun ini, maka sisa unti yang perlu diekspor di penghujung 2025 adalah 4.252 unit Kijang Innova Zenix Hybrid ataupun Yaris Cross Hybrid.
Dalam jangka panjang, per 2030 Toyota berharap 50 persen dari total kendaraan yang mereka ekspor merupakan lini elektrifikasi mobil hybrid.