Cerita Bruno Fernandes Perbaiki Penalti Usai Alami Kegagalan di Man United

Manchester United, Liga Inggris, Bruno Fernandes, portugal vs Irlandia, kapten man united, Cerita Bruno Fernandes Perbaiki Penalti Usai Alami Kegagalan di Man United

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, bertekad memperbaiki kemampuan mengeksekusi penalti setelah dua kali gagal mencetak gol dari titik putih musim ini.

Dalam konferensi pers bersama Timnas Portugal, Fernandes mengaku masih harus banyak belajar untuk meningkatkan ketepatan dan ketenangan saat menghadapi situasi penalti.

“Musim ini dari tiga penalti, saya gagal dua kali,” kata Fernandes, dikutip dari ESPN, Sabtu (11/10/2025).

“Saya tidak ingin gagal satu kali pun. Ini yang harus saya pelajari lebih baik. Saya akan selalu melakukannya dengan keyakinan penuh karena pelatih mempercayai saya.”

Pemain asal Portugal itu sebelumnya gagal mengeksekusi penalti dalam dua laga Liga Inggris.

Pertama, saat Manchester United bermain imbang 1-1 melawan Fulham, tendangannya melambung di atas mistar.

Kegagalan kedua terjadi ketika United kalah 1-3 dari Brentford, setelah tendangan Fernandes berhasil ditepis kiper Caoimhin Kelleher pada 27 September lalu.

Tak Dendam pada Kelleher

Saat laga Portugal vs Republik Irlandia, Fernandes kembali berhadapan dengan Kelleher, penjaga gawang yang menggagalkan penaltinya.

Meski demikian, sang kapten Man United itu menegaskan tidak menyimpan dendam pribadi terhadap kiper tersebut.

“Setiap hari adalah hari yang baik untuk menuntaskan urusan, tapi kemenangan lebih penting daripada urusan pribadi dengan penjaga gawang Irlandia,” ujarnya, sebelum laga Portugal vs Irlandia.

Manchester United, Liga Inggris, Bruno Fernandes, portugal vs Irlandia, kapten man united, Cerita Bruno Fernandes Perbaiki Penalti Usai Alami Kegagalan di Man United

Gelandang Manchester United Bruno Fernandes bereaksi di akhir laga Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 14 September 2025.

Fernandes menekankan pentingnya fokus pada kemenangan tim ketimbang ambisi pribadi.

“Dia (Bruno Fernandes) tampil lebih baik waktu itu, dan saya tidak. Tapi itu tidak mengganggu pikiran saya,” kata pemain berusia 31 tahun itu.

Pada akhirnya, Bruno Fernandes ikut berperan membawa Portugal menang atas Irlandia 1-0 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB.

Tekanan di Klub

Musim ini, Manchester United sempat mengalami awal yang sulit di Liga Inggris.

Namun, tim mulai bangkit setelah menang 2-0 atas Sunderland di Old Trafford pekan lalu.

Kemenangan itu membantu skuad asuhan Ruben Amorim naik ke posisi 10 klasemen sementara.

Musim lalu, United finis di peringkat ke-15 dan gagal meraih trofi setelah kalah di final Liga Europa melawan Tottenham Hotspur.

Meski tekanan besar terus mengiringi kiprahnya sebagai kapten, Fernandes menegaskan ia tidak menjadikan tim nasional sebagai pelarian dari situasi di klub.

“Ini dua hal berbeda,” ujar Fernandes.

“Di sini saya merasa seperti di rumah, berbicara bahasa sendiri, makan makanan Portugis, itu membuat saya nyaman."

"Tapi saya juga merasa baik di Manchester. Saya menyukai tekanan karena itu berarti targetnya besar, dan saya suka tantangan,” tutupnya.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update topik ini dan notifikasi penting di Aplikasi KOMPAS.com.