Marcus Rashford Absen dari Starting XI, Flick Tegakkan Aturan Disiplin
Penyerang Marcus Rashford tidak masuk dalam susunan pemain utama Barcelona saat menghadapi Getafe di Liga Spanyol, Minggu (21/9/2025) malam.
Penyerang asal Inggris itu dilaporkan terlambat hadir dalam sesi latihan pada pagi hari laga Barcelona vs Getafe, sehingga harus memulai duel dari bangku cadangan.
Rashford (27 tahun) sejatinya tengah berada dalam performa bagus usai mencetak dua gol pada kemenangan 2-1 Barcelona atas Newcastle United di Liga Champions.
Namun, pelatih Hansi Flick tetap konsisten menegakkan aturan disiplin yang diberlakukan di skuad Blaugrana: pemain yang terlambat tidak akan dimainkan sejak awal laga.
Kebijakan tersebut dikonfirmasi oleh sejumlah sumber yang dekat dengan situasi tim, seperti dilaporkan The Athletic.
“Aturannya jelas: siapa pun yang datang terlambat, tidak akan memulai pertandingan,” ungkap sumber tersebut.
Bukan Kasus Pertama di Era Flick
Rashford bukan pemain pertama yang diganjar sanksi ini. Dalam setahun terakhir, tercatat Inaki Pena, Jules Kounde, dan Raphinha juga pernah mendapat perlakuan serupa karena alasan keterlambatan.
Raphinha, misalnya, terlambat hadir sebelum laga kontra Valencia pekan lalu.
Akibatnya, ia dicadangkan dan baru masuk di babak kedua, sebelum akhirnya mencetak dua gol dalam kemenangan 6-0.
Setelah itu, pemain asal Brasil tersebut kembali ke starting XI ketika Barcelona menghadapi Newcastle.
Kasus serupa pernah terjadi pada Jules Kounde musim lalu. Bek timnas Prancis itu tidak dimainkan sejak awal dalam dua pertandingan kontra Deportivo Alaves dan Rayo Vallecano karena alasan keterlambatan.
Setelah laga kontra Rayo, Flick menegaskan pentingnya kedisiplinan.
“Ini soal rasa hormat, bukan hanya kepada saya, tetapi juga kepada rekan setim dan semua orang di klub,” ujarnya dalam konferensi pers.
Inaki Pena pun pernah menerima sanksi pada Januari lalu.
Kiper jebolan La Masia itu kehilangan tempat di semifinal Piala Super Spanyol karena terlambat, dan posisinya digantikan oleh Wojciech Szczesny.
Sejak saat itu, Szczesny justru menjadi pilihan utama Flick di bawah mistar Barcelona.
Aturan Berlaku untuk Semua Pemain
Dengan kasus Rashford, Flick sekali lagi menunjukkan bahwa aturan berlaku sama untuk setiap pemain, tanpa terkecuali.
Bintang pinjaman dari Manchester United itu langsung ditempatkan di bangku cadangan sejak awal, mengikuti prosedur yang juga diberlakukan pada rekan-rekannya sebelumnya.
Kebijakan disiplin Flick ini telah menjadi ciri khas kepemimpinannya di Barcelona.
Meski menuai sorotan, pelatih asal Jerman tersebut konsisten menerapkan standar yang sama untuk menjaga profesionalisme dalam skuad.