Man United Enggan Pecat Amorim, Masih Anggap Bagian Penting Klub
Ruben Amorim disebut dalam ancaman pemecatan setelah hasil buruk pada empat laga awal Man United di Liga Inggris 2025-2026.
Menanggapi hal tersebut, Man United justru memiliki pandangan berbeda dan menganggap Ruben Amorim tetap menjadi bagian penting dari rencana jangka panjang klub.
Meski begitu, posisi Ruben Amorim masih menjadi pembicaraan di manajemen Man United setelah ditunjuk sebagai pengganti Erik ten Hag di pertengahan musim lalu.
Pelatih asal Portugal itu dianggap gagal membawa perubahan setelah hanya memenangkan delapan pertandingan Liga Inggris sejak saat itu.
Selain itu, performa Man United musim ini juga sama buruknya dengan baru meraih satu kemenangan, satu kali imbang, dan dua kali kalah.
Sikap Tegas Ratcliffe
Dikutip dari Manchester Evening News, pemilik minoritas Sir Jim Ratcliffe telah terbang ke Manchester untuk mengadakan pembicaraan tentang nasib Ruben Amorim.
Para petinggi tampaknya telah memberikan petunjuk penting lainnya mengenai rencana mereka untuk posisi Amorim tersebut.
Dalam laporan tahunan mereka, The Red Devil menyatakan fokus untuk kesuksesan jangka panjang' bagi klub, dan Amorim disebut sebagai bagian penting dari hal tersebut.
"Kami bertujuan untuk membangun struktur sepak bola yang kuat dan berbakat serta tim kepemimpinan terkemuka di dunia, untuk memastikan bahwa kami fokus pada kesuksesan jangka panjang," ujar sosok pimpinan Man United.
"Tahun fiskal 2025 telah menyaksikan perubahan signifikan dalam tim manajemen kami dengan penunjukan Omar Berrada sebagai CEO, Jason Wilcox sebagai Direktur Sepak Bola, dan Ruben Amorim sebagai Pelatih Kepala tim utama putra kami."
Ruben Amorim masih terikat kontrak hingga 2027 dengan opsi perpanjangan. Man United tentu akan menanggung ganti rugi yang sangat besar jika mereka memutus kontrak.
Amorim Optimis Bangkit
Meski dihujani hasil buruk, Ruben Amroim menyatakan teguh pada pendiriannya.
Ia bahkan menolak untuk mengganti filosofi bermainnya dan tetap memainkan sistem yang telah dipegangnya meski belum memberi hasil positif.
"Ini bukan rekor yang seharusnya Anda miliki di Manchester United. Ada banyak hal, Anda tidak tahu apa yang terjadi selama beberapa bulan ini - tetapi saya terima itu. Saya tidak akan berubah."
"Ketika saya ingin mengubah filosofi saya, saya akan berubah. Jika tidak, Anda harus mengganti orangnya. Kami akan membicarakannya setiap pertandingan yang kami kalahkan. Saya tidak percaya pada itu, pada sistem, atau apa pun. Saya percaya pada cara saya dan saya akan bermain dengan cara saya sampai saya ingin berubah," ujar Ruben Amorim pasca laga melawan Man City.
Ruben Amorim bertekad bangkit dan memberikan usaha kerasnya untuk memperbaiki performa Man United.
Menurutnya, pergantian pelatih bukan haknya dan ia hanya bertugas untuk meraih hasil terbaik di Liga Inggris.
"Pesan saya adalah saya akan memberikan segalanya. Saya akan melakukan segalanya, selalu memikirkan yang terbaik untuk klub. Pesan itu selalu sama.
"Ini bukan keputusan saya, sisanya (soal pergantian manajer United). Selama saya di sini, saya akan melakukan yang terbaik. Saya sangat ingin memenangkan pertandingan. Saya lebih menderita daripada mereka."
Amorim akan berusaha membawa Man United kembali ke jalur kemenangan pada Sabtu (20/9/2025) malam saat menjamu Chelsea di Old Trafford.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.