Batas Gaji Liga Spanyol 2025-26: Barcelona Merosot, Sevilla Terpuruk
La Liga resmi merilis pembaruan batas gaji klub untuk musim 2025-26.
Hasilnya, Barcelona menjadi salah satu tim yang mengalami penurunan batas gaji paling besar, sementara Real Madrid tetap kokoh di puncak dengan selisih jauh dari para pesaingnya.
Barcelona mencatat penurunan batas gaji hingga 112 juta Euro atau 24 persen dibandingkan periode Januari lalu.
Angka tersebut turun dari 463 juta Euro menjadi 351 juta Euro.
Salah satu faktor penyebab adalah keputusan auditor yang menghapus nilai kontrak sewa kursi VIP senilai 100 juta Euro selama 30 tahun dari laporan keuangan klub.
Kesepakatan itu baru dianggap valid pada April sehingga tidak masuk dalam hitungan batas gaji terbaru.
Meski demikian, Barcelona masih menempati posisi kedua tertinggi di La Liga, unggul 24 juta Euro dari Atletico Madrid yang kini memiliki batas gaji 327 juta Euro.
Namun, keduanya masih jauh di bawah Real Madrid yang mencapai 761 juta Euro, meningkat 6,1 juta Euro dari periode sebelumnya.
Arda Gueler dari Real Madrid C.F. merayakan bersama Trent Alexander-Arnold setelah mencetak gol kedua timnya pada laga Grup H Piala Dunia Antarklub FIFA 2025 antara Real Madrid CF dan CF Pachuca di Stadion Bank of America pada 22 Juni 2025 di Charlotte, North Carolina.
Sevilla Naik, tapi Masih Tertekan
Di sisi lain, Sevilla mencatat peningkatan batas gaji sebesar 21,5 juta Euro.
Meski begitu, mereka masih berada dalam posisi rawan karena hanya memiliki ruang 22,14 juta Euro—jumlah terendah musim lalu.
Los Nervionenses terpaksa melepas beberapa pemain utama seperti Dodi Lukebakio dan Loic Bade pada bursa transfer musim panas, namun tetap berisiko melampaui batas yang ditetapkan.
Villarreal juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 37,2 juta Euro dan kini memiliki batas gaji 173,1 juta Euro.
Angka tersebut menempatkan mereka sebagai tim dengan batas tertinggi keempat di bawah tiga raksasa La Liga.
Espanyol Catat Kenaikan Tertinggi
Espanyol menjadi tim dengan kenaikan batas gaji terbesar, yakni 51,2 juta Euro, setelah keluar dari masalah finansial yang sempat menjerat mereka.
Selain itu, Athletic Club juga menikmati kenaikan hingga 21 juta Euro.
Sementara tim promosi seperti Levante (35,5 juta Euro), Elche (40,5 juta Euro), dan Alaves (41 juta Euro) menempati jajaran terbawah.
Sebaliknya, selain Barcelona, beberapa klub besar juga mengalami penurunan, termasuk Real Betis (34,2 juta Euro), Real Sociedad (31,9 juta Euro), dan Girona (23,5 juta Euro), yang sama-sama gagal tampil di kompetisi Eropa musim ini.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.