Kepercayaan Pemain Man United terhadap Ruben Amorim Mulai Memudar
Beberapa pemain Manchester United kini mulai meragukan filosofi permainan yang diterapkan oleh Ruben Amorim setelah kekalahan menyakitkan dari Manchester City.
Dalam pertandingan matchweek keempat Liga Inggris 2025-2026, Manchester United mengalami kekalahan telak dengan skor 0-3 saat berkunjung ke Etihad Stadium, Sabtu (13/9/2025).
Gol pertama Man City dicetak oleh Phil Foden melalui sundulan pada menit ke-18, yang membuat tim Setan Merah tertinggal di babak pertama.
Setelah jeda, Manchester United kembali kebobolan pada menit ke-53 ketika Erling Haaland berhasil menembus pertahanan dengan tembakan chip setelah menerima umpan dari Jeremy Doku.
Haaland kembali mencetak gol pada menit ke-68 dengan tembakan mendatar dari dalam kotak penalti.
Kekalahan ini semakin memperburuk catatan performa Ruben Amorim sebagai pelatih.
Sejak mengambil alih posisi sebagai peracik taktik MU pada November 2024, ia hanya mampu meraih 8 kemenangan dari 31 laga di Liga Inggris.
Sisanya berujung dengan 7 hasil imbang dan 16 kekalahan. Banyak pihak pun mulai meragukan strategi dan filosofi permainan yang dibawanya, termasuk anak asuhnya sendiri.
Gelandang Manchester City Phil Foden menyundul bola untuk mencetak gol pembuka pada laga Liga Inggris antara Manchester City dan Manchester United di Stadion Etihad di Manchester, barat laut Inggris, pada 14 September 2025.
Taktik Ruben Amorim Diragukan
Menurut laporan Chris Wheeler dari Daily Mail, kepercayaan pemain Man United terhadap Amorim kian menipis pasca kekalahan dari Man City.
Beberapa dari mereka merasa tidak nyaman dengan penggunaan formasi tiga bek sejajar yang diterapkan oleh Amorim.
Walaupun sebelumnya sukses di Sporting CP, tampaknya formasi tersebut tidak sesuai dengan karakter skuad Man United saat ini.
Namun, Amorim tetap berpegang teguh pada filosofi yang ia yakini, meskipun hasil di lapangan tidak mendukungnya.
"Saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk Manchester United," ungkap Amorim setelah pertandingan derbi Manchester.
"Ini pesan saya untuk para penggemar. Saya lebih menderita daripada mereka."
"Saya tidak akan mengubah filosofi saya. Saya akan terus mempertahankannya. Jika mereka (INEOS, pemilik klub) ingin mengubahnya, ganti saja orangnya," tegasnya.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.