Nova Launcher Pensiun Setelah 13 Tahun, Pengguna Protes dan Buat Petisi
Aplikasi launcher populer di Android, Nova Launcher, resmi dipensiunkan. Hal ini memicu protes dari para pengguna aplikasi yang 13 tahun eksis ini.
Aplikasi launcher sendiri seringkali digunakan oleh para pengguna ponsel Android yang gemar "ngoprek". Dengan aplikasi Nova Launcher, pengguna bisa mengubah tampilan utama (home screen), laci aplikasi (app drawer), ikon, menu, hingga efek transisi di ponsel Android.
Para pengguna Nova Launcher yang tergabung dalam komunitas bahkan membuat sebuah petisi di Change.org.
Mereka menolak Nova Launcher dipensiunkan dan meminta aplikasi ini dibuat menjadi proyek terbuka, sehingga tidak terbengkalai dan bisa dikembangkan oleh publik.
Petisi ini juga disertai beberapa komentar pengguna yang mendukung Nova Launcher sejak era perilisan awalnya.
"Nova Launcher adalah aplikasi penting yang saya pakai selama satu dekade lebih di banyak perangkat yang saya gunakan. Penutupan ini sangat mengagetkan saya yang sangat cinta dengan aplikasi launcher ini," kata pengguna bernama Michael.
"Jika Branch sudah tak tertarik lagi dengan Nova Launcher, maka mereka harus membebaskan launcher ini kepada komunitas dengan menjadikannya open source, seperti janji mereka ketika mengakuisisi aplikasi ini," tambah pengguna bernama Finn.
Reaksi penutupan Nova Launcher juga ramai dibicarakan di forum online Reddit. Banyak pengguna meluapkan kekecewaan mereka karena aplikasi peluncur populer itu "mati sebelum waktunya".
Meski masih tersedia di Play Store, Nova Launcher diperkirakan tidak lagi mendapat pembaruan sehingga memaksa pengguna untuk beralih ke aplikasi lain.
"Nova Launcher bisa dibilang peluncur terbaik selama dekade terakhir. Saya membelinya sehari setelah versi perdana diluncurkan di Android Market, dan tetap menjadi salah satu pembelian favorit saya sepanjang masa," kata salah seorang pengguna.
Pengguna lainnya berkomentar sambil menegaskan bahwa tidak ada aplikasi launcher lain yang sebagus Nova.
"Sangat disayangkan peluncur legendaris itu telah tiada," kata pengguna lain, dikutip KompasTekno dari Mint, Kamis (11/9/2025).
KompasTekno sendiri adalah salah satu dari sekian banyak pengguna Nova Launcher. Kami sudah menggunakannya di banyak perangkat Android sejak versi 5.0 alias Android Lollipop.
Pada saat itu, Nova Launcher memang menjadi alternatif yang cukup baik karena bersih tanpa iklan, mulus, dan tidak membebankan hardware perangkat.
Namun seiring berjalannya waktu dan peningkatan UI yang dibawa oleh vendor smartphone, sejumlah pengguna mungkin perlahan mulai meninggalkan Nova Launcher, dan ini bisa jadi alasan mengapa aplikasi tersebut tak laku dan terpaksa dipensiunkan.
Pensiun setelah 13 tahun
Nova Launcher sendiri sudah 13 tahun menemani pengguna Android yang gemar mengoprek.
Hal ini disampaikan oleh pendiri dan pengembang aplikasi tersebut, yaitu Kevin Barry dalam sebuah pengumuman resmi yang diunggah pada Sabtu (6/9/2025) lalu.
Dalam unggahan tersebut, Kevin mengatakan ia telah meninggalkan induk perusahaan Nova Launcher, yaitu Branch belakangan ini.
Branch sendiri mengakuisisi Nova Launcher pada 2022 lalu, dan aplikasi ini pertama kali dirilis Kevin sekitar 2012 lalu.
"Saya telah mengembangkan Nova Launcher seorang diri selama beberapa tahun belakangan ini. Dan kini, saya ingin Anda tahu bahwa saya tak lagi terlibat dengan Nova Launcher," kata Kevin.
Kevin juga bercerita bahwa ia sempat berencana untuk menjadikan Nova Launcher sebagai proyek terbuka (open source).
Artinya, launcher ini akan bisa dimodifikasi atau dikembangkan lebih lanjut oleh komunitas, tidak melibatkan atau mengandalkan sang pengembang lagi.
Namun, hal itu tidak terwujud karena ia diminta Branch untuk menghentikan seluruh proyek yang melibatkan Nova Launcher.
"Saya diperintahkan untuk berhenti mengurus Nova Launcher, termasuk upaya untuk menjadikan launcher ini proyek open source," imbuh Kevin.
Aplikasi Nova Launcher sebenarnya saat ini masih bisa diunduh pengguna.
Namun karena pengembangannya dihentikan, pengguna kemungkinan besar tak akan mendapatkan konten anyar atau pembaruan (update) di aplikasi tersebut.
Situs web Nova Launcher sendiri, yaitu yang memiliki alamat URL https://novalauncher.com/, kini tak bisa diakses dan menampilkan laman "404 - Site Unavailable".
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.