Haornas 2025 Jadi Momentum Majukan E-Sport Nasional di Kancah Global
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengangkat tema “Olahraga Satukan Kita” pada Hari Olahraga Nasional (Haornas) Ke-42 yang jatuh pada Selasa (9/9/2025).
Tema tersebut dipilih untuk mendorong semangat hidup sehat, sportivitas, dan persatuan di tengah masyarakat.
Saat ini, olahraga tak sekadar menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, tetapi juga gaya hidup. Seiring perkembangan zaman, berbagai cabang olahraga mampu bertransformasi sehingga mudah diakses dan menjadi populer.
Olahraga pun kini tidak hanya bisa dinikmati di lapangan atau stadion. Di ranah digital, muncul e-sports. Olahraga elektronik ini telah resmi diakui sebagai cabang olahraga di Indonesia di bawah naungan Pengurus Besar Esport Indonesia (PB ESI).
Wakil Ketua Harian II PB ESI Insinyur Jenderal (Irjen) Polisi Benone Jesaja Louhenapessy mengatakan, e-sports merupakan bagian dari semangat persatuan dan kebangsaan.
Sebab, sebagai cabang olahraga prestasi, e-sports mampu menyatukan generasi muda dari berbagai latar belakang untuk berkompetisi, berprestasi, dan mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
“Indonesia dapat menjadi rumah bagi talenta terbaik dan sekaligus menginspirasi dunia melalui semangat sportivitas yang memberi ruang bagi semua cabang olahraga untuk tumbuh bersama, termasuk melalui e-sports,” ujar Benone.
Popularitas gim daring dan gim mobile yang kian meningkat di masyarakat menjadi katalis positif bagi pemerintah untuk membantu menghadirkan kompetisi yang lebih terstruktur.
Salah satu langkah pemerintah adalah memasukkan cabor e-sports pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumut 2024. Sebelumnya, e-sports hanya berstatus eksibisi di PON Papua 2021.
Langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah, melalui Kemenpora dan PB ESI, untuk memberi ruang lebih luas bagi atlet muda.
Dengan demikian, para atlet e-sports dapat mengasah kemampuan dan berkompetisi secara sehat, tetapi juga membuka peluang berkarier secara profesional di industri olahraga digital.
Potensi besar e-sports Indonesia
Tim asal Indonesia, Evos Esports, saat menjuarai Esports World Cup: Free Fire 2025 di Riyadh, Arab Saudi pada Agustus 2025.
Meski tergolong baru, atlet e-sports Indonesia telah mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Salah satunya ditorehkan oleh tim EVOS Divine yang berhasil meraih gelar juara dunia cabang Free Fire di Esports World Cup (EWC) 2025 di Riyadh, Agustus 2025.
Kemenangan tersebut tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga menggeser dominasi negara lain dan sekaligus membuktikan kekuatan tim Indonesia di panggung dunia.
Berkat prestasi itu pula, Indonesia pun dipercaya menjadi tuan rumah Free Fire World Series (FFWS) Global Finals 2025 yang akan digelar di Jakarta pada November 2025.
Penyelenggaraan ajang kelas dunia ini tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kapasitas Indonesia sebagai salah satu pemain kunci e-sports global.
Turnamen tersebut akan mempertemukan talenta terbaik dari berbagai penjuru dunia, mulai dari Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika Utara, hingga negara-negara kuat lain.
“Dengan menjadi tuan rumah, Indonesia dapat menjadi tempat bagi talenta terbaik dan menginspirasi dunia melalui semangat sportivitas yang memberi ruang bagi semua cabang olahraga untuk tumbuh bersama,” kata Benone.
Di momen Haornas 2025, Benone pun berharap, e-sports dapat menjadi cabang olahraga yang terus mengharumkan nama Indonesia di kancah global.
Di saat situasi tidak menentu, Kompas.com tetap berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Ikuti terus update terkini dan notifikasi penting di Aplikasi Kompas.com.