Bukti Keandalan GWM Haval Jolion Ultra, Taklukan Empat Rintangan
GWM Haval Jolion Ultra menjadi salah satu mobil hybrid yang dipasarkan di Indonesia. Diklaim bisa memberikan rasa aman kepada para pemilik.
Sebab kendaraan roda empat tersebut dibekali sejumlah fitur keselamatan terkini, yakni Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2.
Terdiri dari intelligent cruise assist, smart turning, lane center keeping, smart evade, forward collision warning serta automated emergency braking.
Berkat sederet fitur kekinian di atas, GWM mengajak awak media untuk menguji ketangguhan mobil hybrid mereka.

"Inchcape Indonesia memiliki komitmen untuk selalu menerapkan standar produksi tertinggi, agar dapat memastikan kualitas pada setiap kendaraan yang dihasilkan," ungkap Ingbert Grombach, Assembly Plant Chief Executive Officer Inchcape Indonesia, Senin (02/06).
Terdapat empat sesi pengujian yang dirancang untuk menunjukkan keunggulan kendaraan. Seperti acceleration test, blind parking test, slalom handling course dan autonomous braking test.
Pada sesi acceleration test, GWM Haval Jolion Ultra dibawa untuk berakselerasi guna menguji mesin 1.500 cc bertenaga 187 hp dan torsi 375 Nm.
Berkat fitur launch control yang ada, membuat mobil hybrid GWM tersebut bisa melesat cepat tanpa kehilangan traksi. Sehingga untuk mencapai kecepatan 100 km per jam tidaklah sulit.
Lalu pada sesi slalom handling cours, stabilitas maupun kelincahan GWM Haval Jolion Ultra turut diuji.
Compact sport utility vehicle (SUV) tersebut diajak bermanuver membentuk angka delapan dengan dimensi berbeda.
Kendaraan roda empat ini pun masih sanggup bermanuver tanpa kehilangan kestabilan. Sehingga bisa diandalkan dalam kegiatan sehari-hari.
Selanjutnya pada pengujian ketiga, pengemudi diajak melakukan blind parking test. Peserta ditantang untuk memarkirkan GWM Haval Jolion Ultra di lahan sempit serta kondisi seluruh kaca mobil ditutup rapat.
Pengendara hanya bisa mengandalkan fitur kamera 360° melalui layar multi-touch infotainment 12,3 inci sebagai pemandu.
Melalui fitur tersebut, peserta tetap bisa memantau kondisi di luar kendaraan secara menyeluruh dengan tampilan visual.
Bikin tambah menarik, pengemudi dapat memilih tampilan kamera dari berbagai sudut pandang sesuai kebutuhan.
Seperti dari belakang, depan, samping hingga atas guna mempermudah proses parkir di area sempit serta minim visibilitas.
Terakhir, GWM Haval Jolion Ultra dipakai untuk melakukan pengetesan autonomous emergency braking.
Teknologi itu merupakan sistem keamanan aktif yang menjadi garis pertahanan terakhir ketika ada potensi kecelakaan di jalan raya.
Dengan menggunakan fitur ini, GWM Haval Jolion Ultra mampu mendeteksi bahaya di depan secara real time. Lalu otomatis melakukan pengereman jika ada keterlambatan respons dari sang sopir.
Pengemudi diajak memacu mobil tersebut dengan kecepatan sekitar 30 km per jam. Setelah sistem mendeteksi ada objek di depan kendaraan, maka GWM Haval Jolion Ultra akan berhenti.
Namun, pengemudi harus segera mengambil alih sistem pengereman agar mobil dapat berhenti secara sempurna